Boyband Tiongkok Ini Beranggotakan Wanita!

0
1
acrush

Mendengar kata Boy Band, yang terbesit di kepala seluruh umat manusia adalah sekumpulan laki – laki ganteng bersuara merdu dan memiliki kemampuan menari yang luar biasa. Akan tetapi, boy band asal Tiongkok yang satu ini memecah tradisi dunia per-boy-band-an. Pasalnya, boy band ini beranggotakan wanita, bahkan semua personilnya.

Mata Anda telah membohongi Anda, kelima personil boy band Tiongkok ini merupakan perempuan.

Acrush, boy band dari negeri tirai bambu yang berisikan gadis berusia 20an, dengan anggotanya yang paling muda berusia 18 tahun. Boy band ini baru saja terbentuk tahun lalu, namun sudah memiliki lebih dari 900 ribu pengikut di platform media sosial Tiongkok, Weibo, yang hampir menyaingi Katy Perry (sangat populer di Tiongkok) yang memiliki sekitar 1 juta pengikut. Sungguh sebuah pencapaian yang bombastis untuk grup musik yang bahkan belum merilis video musik pada saat itu.

 

Personil boy band Acrush memiliki gaya berbusana yang tampak seperti laki – laki, berpotongan rambut pendek dan mengenakan celana jeans robek ketat. Mereka terinspirasi dari salah satu bintang pop Tiongkok paling populer, Li Yuchun, yang memiliki gaya androgyny.

Di negara Tiongkok, para penggemar boy band menyebut personil boy band tampan yang mereka gemari dengan panggilan “suami.” Alhasil, anggota boy band Acrush juga mendapat sebutan tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, gaya hidup androgyny sudah mulai diterima masyarakat Tiongkok dan Acruch lebih mudah untuk menggapai popularitas. Mereka masih belum menetapkan nama untuk komunitas penggemar mereka.

Bulan April lalu, Acrush meluncurkan sebuah video musik yang bertajuk “I’m Sorry.” Genre musiknya mirip dengan lagu – lagu K-Pop yang dinyanyikan dalam bahasa Mandarin. Karakter suaranya masih sangat kental terdengar seperti suara wanita dengan pitch yang tinggi.

Boy band Acrush memiliki nama resmi “FFC-Acrush” karena mereka merupakan bagian dari sebuah brand olahraga yang bernama Fantasy Football Confederation, sebuah organisasi yang melatih orang – orang untuk menjadi artis dan mengubah mereka menjadi idola, seperti manajemen K-Pop dan pelatihan intensifnya.

Semua band yang berada di bawah naungan FFC harus belajar bermain sepakbola, dan mengadaptasi unsur olahraga dalam setiap penampilan mereka.

(Visited 54 times, 1 visits today)