Apakah Pendarahan Setelah Berhubungan Intim Itu Normal?

0
1
pendarahan

Pendarahan bukanlah salah satu dari banyak cairan tubuh yang Anda harapkan mengalir setelah berhubungan seks bersama pasangan.

Ketika darah muncul terutama saat Anda tidak sedang menstruasi, tentu hal itu dapat membingungkan sekaligus mengkhawatirkan.

Ada banyak alasan mengapa Anda mengalami pendarahan, dan itu biasanya bukan karena masalah besar kecuali itu memang sudah menjadi hal yang biasa. Anda harus khawatir jika mengalami pendarahan setelah setiap kali melakukan hubungan seksual, dan apabila pendarahan semakin berat dari waktu ke waktu. Ini bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki kondisi medis yang serius, termasuk kanker serviks.

Satu-satunya cara untuk mengetahui mengapa Anda mengalami pendarahan setelah berhubungan seks adalah dengan pergi ke dokter kandungan dan mengambil beberapa tes seperti pap smear. Anda perlu mengidentifikasi penyebab pendarahan hingga  mendapatkannya solusi.

Anda bercinta lebih kasar dari biasanya

Anda mengalami pendarahan setelah berhubungan seks karena ada goresan atau lecet di dinding vagina Anda. Leher rahim Anda bisa berdarah juga jika terlalu keras.

pendarahan

Anda mengalami infeksi

Infeksi dan bakteri dapat menyebabkan peradangan pada jaringan halus yang melapisi pembuluh darah. Meskipun Anda mungkin tidak merasakan sakit yang mengerikan ketika Anda sedang berhubungan, namun ada baiknya untuk beristirahat dari seks sampai Anda benar-benar sembuh.

Sedang haid

Jika Anda sedang menuju tanggal menstruasi atau malah baru saja berakhir, sangat mungkin bahwa kalian melakukan hubungan badan sebelumnya, tetapi sekali lagi, Anda tidak akan dapat mengetahui apakah itu menstruasi atau pendarahan lain sampai Anda berkonsultasi dengan dokter.

Anda membutuhkan pelumas

Gesekan dari kondom yang tidak dilumasi dapat menyebabkan pendarahan, apalagi jika Anda tidak menggunakan kondom. Pendarahan dapat terjadi karena Anda tidak cukup dilumasi.

Alasan lainnya mengapa Anda harus menemui dokter jika pendarahannya menjadi lebih sering dari biasanya adalah tanda kanker serviks. Pendarahan bisa menjadi tanda bahwa ada sel-sel abnormal di leher rahim atau ada luka di vagina Anda. Tanpa evaluasi menyeluruh, seseorang tidak bisa mengetahui dari mana darah itu berasal atau apa penyebabnya, maka segera temui dokter Anda.

Pria, Coba Tebak Karakter Seksual Si Dia Lewat Golongan Darahnya!

Infeksi menular seksual

Gonore jarang ditandai dengan gejala, terutama di kalangan wanita, tetapi pendarahan pasca seks dapat menandai kondisi ini. Sementara sebagian besar wanita yang aktif secara seksual mungkin telah terpapar infeksi virus human papilloma, atau HPV. Namun, kabar baiknya adalah sebagian besar wanita memiliki sistem kekebalan yang cukup kuat untuk melawan virus itu sendiri.

Kekeringan vagina

Penyebab paling umum di balik pendarahan pasca seks adalah kekeringan vagina. Ada dua penyebab utama kekeringan vagina yaitu kadar estrogen yang rendah, disebabkan oleh menyusui, perawatan kanker, menopause, dan pil KB serta antihistamin yang digunakan untuk mengobati alergi.

Dan ketika tidak ada pelumasan yang cukup, apakah itu berasal dari vagina atau dari pelumas lain, Anda berisiko lebih tinggi untuk mengeluarkan darah. Pikirkan tentang semua gesekan yang dihasilkan oleh seks, dengan berinvestasi pada beberapa pelumas adalah ide yang bagus untuk hampir semua orang. Maka coba gunakan lebih banyak pelumas.

Ingin Mencoba Seks Anal? Kenali Dulu Caranya Sebelum Berani Melakukannya

Jarang berhubungan badan

Jadi ketika vagina membuka kembali saat berhubungan seks, tidak jarang jaringan meregang sedikit dan robek, itulah sebabnya Anda mungkin melihat sedikit darah. Jika Anda berjuang dengan ini coba lakukan lebih banyak pemanasan, dan mulailah secara perlahan-lahan pada awalnya untuk mengurangi risiko robekan.

Sedang hamil

Karena leher rahim Anda sangat lembut dan sensitif selama masa kehamilan, pendarahan setelah berhubungan seks bisa saja terjadi terutama pada trimester pertama. Ini bisa menakutkan karena pendarahan juga merupakan tanda keguguran. Meskipun sangat aman bagi sebagian besar wanita untuk melakukan hubungan seks saat hamil, kecuali jika dokter Anda mengatakan sebaliknya.

(Visited 996 times, 1 visits today)