Hah, Menurut Penelitian Ini Anak Tunggal Mudah Tergoda Selingkuh Lho!

0
7
Hah, Menurut Penelitian Ini Anak Tunggal Mudah Tergoda Selingkuh Lho!

Jika kamu ingin menghindari pasangan yang berpotensi selingkuh, mungkin kamu perlu mengetahui apakah dia punya saudara atau anak tunggal!

 

Tak hanya penyebab dan alasan bagi seseorang untuk melakukan perselingkuhan. Namun, ternyata selingkuh ada kaitannya juga dengan status anak dalam keluarga! Ya, baru-baru ini ada sebuah penelitian yang menemukan fakta kalau anak tunggal cenderung tidak setia kepada pasangan dibanding dengan orang yang memiliki saudara. Benarkah?

Seperti yang diberitakan situs pencari pasangan gelap, Illicit Encounters, bahwa hasil identifikasi terhadap orang-orang yang mulai mencari kesenangan lain ternyata mayoritas adalah anak tunggal!

Waspada Guys, Inilah 7 Ciri-Ciri Wanita yang Mudah Diajak Selingkuh!

Dari 34 persen pengguna situs tersebut, faktanya yang gemar berselingkuh adalah anak tunggal di keluarga. Kemudian diikuti oleh anak sulung sebanyak 28 persen. Pengguna situs yang anak bungsu ada 23 persen, sekitar 15 persen mengaku anak tengah, dan 24 persen memiliki saudara tiri.

Ternyata 5 Cewek Cantik Ini Pemain Game MOBA! Ughh, Benar-Benar Cewek Idaman..

Dari hasil survei, asumsinya bahwa kecenderungan orangtua mereka memiliki pasangan lebih dari satu juga berdampak pada anak.

“Sudah rahasia umum kalau anak tunggal merasakan kesepian yang sangat besar di masa kecilnya, dan itu kembali menghantui mereka dalam suatu hubungan percintaannya,” ungkap Christian Grant selaku juru bicara situs tersebut.

Dari survei itu juga terungkap, kalau anak tengah adalah kandidat pasangan yang setia. “Anak tengah dikelilingi oleh orangtua dan saudara yang penuh kasih. Mereka tidak tumbuh dengan kebutuhan cinta dan kasih sayang yang sama, tapi juga lebih nyaman saat dipisahkan,” ujarnya.

Alasan Ilmiah: Kenapa Orang Ganteng Malah Sulit Mendapat Pekerjaan?

Sementara bagi yang memiliki saudara tiri cenderung akan membawa perasaan negatif. “Setelah melihat orangtua mereka tidak bahagia dengan pasangan tunggal, mudah untuk melihat mengapa mereka lebih rentan mengikuti jejak orangtua mereka,” katanya.

(Visited 87 times, 1 visits today)