Pacaran Diam-Diam Alias Backstreet? Tenang, Itu Bukan Berarti Usai!

0
0

Backstreet atau pacaran dengan diam-diam karena takut ini dan itu?

 

Bayangan punya hubungan asmara yang happy ending-nya adalah membina rumah tangga tentu impian semua orang. Apalagi kalau kita sudah cinta banget sama si dia!

Peran dan restu dari kedua orangtua jelas punya pengaruh penting. Juga jangan lupa pengaruh lingkungan seperti teman-teman karib dan teman-teman kantor. Setidaknya ada ‘restu’ dari mereka agar hubungan asmara berjalan.

Tapi bagaimana kalau mereka semua tak setuju?

Tak perlu takut jadi mirip cerita Romeo dan si cantik Juliet. Beberapa tip ini mudah-mudahan menepis kejadian buruk yang terjadi dalam novel karya William Shakespeare.

 

COBA DULU

Meski hawa buruk hubungan Anda tak direstui kencang, jangan langsung nyerah. Paling tidak sikap bertempur sebelum menyerah harus diterapkan terlebih dahulu. Jangan takut untuk temui orangtua si dia, cari tahu apa alasan mereka tidak setuju. Setelah tahu penyebabnya, cobalah untuk cari jalan keluarnya.

 

JANGAN MENYERAH

Jika kondisi buruk terpaksa harus ditelan di momen pertama, jangan langsung putuskan hubungan. Coba pikirkan penyebab kenapa orangtua si dia tak setuju. Kalau memang masalahnya sangat prinsipil memang butuh waktu panjang yang akan menguras waktu dan tenaga Anda. Toh, bukan tak mungkin tak ada jalan keluarnya.

 

 

JANGAN BERBOHONG

Setelah orangtua pasangan sepakat bilang ‘tidak’, jangan tambahkan poin minus tentang diri Anda. Berbohong justru makin bikin orangtua pasangan makin jengkel dengan hubungan berdua. Jadi, cobalah untuk berkata jujur meski akan mendapat tentangan. Tingkat kesabaran juga harus benar-benar ditingkatkan pada masa-masa seperti ini!

 

BERSIKAP LEBIH BAIK

Minta pasangan untuk sedikit mengubah beberapa perilaku yang kurang baik di mata orangtuanya. Bahkan jika ortu pasangan melarang dirinya untuk bertemu, turuti saja dulu. Cobalah bujuk pasangan untuk bisa jadi pribadi yang menurut pada orang tuanya. Secara tak langsung orang tuanya akan berpikir Anda telah memberikan hal positif ke anaknya.

 

ATUR WAKTU BERTEMU

Ketimbang Anda dan pasangan membohongi kedua orang tuanya, lebih baik atur intensitas bertemu. Manfaatkan jam kerja atau jam berolahraga, sehingga tak akan muncul kecurigaan setiap saat dari orang tua pasangan. Satu hal, sesekali mintalah pasangan agar bilang kalau dirinya akan bertemu dengan Anda ke orang tuanya. Cari tahu ke pasangan Anda, apa reaksi orangtua pasangan setelah ia bertemu Anda. 

Haruskah Ngomong Kalau Pernah Selingkuh? (Part II)

 

BERSABAR

Jika beberapa cara tadi telah dilakukan semua namun belum menemui hasil. Tak berarti apa yang dilakukan sia-sia. Anggap saja momen ini jadi masa penilaian ortu pasangan ke Anda. Ingatlah, kekhawatiran orang tua pasangan biasanya karena tak ingin kehilangan anak yang telah mereka besarkan bertahun-tahun. Atau juga hanya bersifat kekhawatiran anaknya mendapatkan pasangan hidup yang tidak tepat.

 

Selagi masih ada kemauan pasti akan ada jalan. Cheers!

 

 

berbagai sumber

(Visited 525 times, 1 visits today)