Ini Alasan Mengapa Pria Menikah Di Usia Muda?

0
10

Keputusan menikah muda memang merupakan pertimbangan yang paling sulit, terlebih untuk laki-laki. Selain masih belum matang, tanggung jawab laki-laki sebagai kepala rumah tangga tentu menjadi perkara yang serius. Terlebih para pria juga harus mapan dan sanggup untuk menafkahi diri dan keluarga.

Mengenyampingkan masalah fisik, Benarkah Wanita Bahagia Menikah dengan Pria Gemuk?

Kemungkinan besar beberapa hal di atas menyebabkan para orang tua enggan menginzinkan anak prianya menikah di usia muda. Rata-rata para orang tua berfikir supaya anaknya terlebih dahulu meraih kesuksesan.

Namun, kenyataannya tidak semua seperti itu. Ada juga pria yang ingin melepas masa lajang dan membina rumah tangga di usia yang tergolong muda. Karena sebagian pria menjadikan pernikahan sebagai tolak ukur kesuksesan dan meningkatnya level kehidupan.

Tapi, kira-kira apa lagi ya hal yang mendasari keinginan pria untuk menikah muda? Berikut alasannya:

# Mencintai dan Dicintai

Cinta menjadi pendorong para pria untuk segera menikah. Ini lumrah, bagi pria dalam percintaan hanya ada dua pilihan, yakni maju terus atau menyerah. Selain itu ternyata walau pria terlihat kuat, pada dasarnya mereka tetap manusia biasa yang butuh diperhatikan dan disayangi.

# Tujuan hidup

Menikah merupakan tujuan hidup banyak orang. Jelas ini menjadi alasan pria untuk bisa menikah, berapa pun usianya. Yang penting bagi mereka adalah sudah memiliki calon pasangan dan dapat bertanggung jawab.

# Ingin menjadi Ayah

Keturunan tentu menjadi harapan paling besar dalam rumah tangga. Impian menjadi ayah mendorong para pria untuk segera menikah di usia muda. Dengan menjalankan perannya sebagai ayah, para pria akan merasa lebih jantan.

Melakukan pernikahan bak negeri dongeng,

Benarkah Pernikahan Meriah Bikin Pasangan Lebih Bahagia?

# Perbedaan usia dengan anak

Ini juga yang menjadi pertimbangan. Terdapat kekhawatiran pada pria jika mengalami perbedaan usia yang terlalu jauh dengan anak. Ini menjadi bayangan yang menakutkan jika suatu saat tidak mampu menjaga anak-anaknya hingga dewasa. Karena pada dasarnya peran ayah memang sangat kuat. Selain menjaga keluarga, peran ayah juga bertanggung jawab sampai anak-anaknya sanggup ‘berdiri di kaki sendiri’.

# Kebutuhan akan seks

Jika kebutuhan akan seks sudah tidak terbendung, maka menikah menjadi jalan keluar yang baik. Namun, bukan berarti menikah hanya untuk sekedar seks saja ya. Hal tersebut harus juga dibarengi dengan komitmen untuk hidup bersama dan meneruskan keturunan.

# Penyemangat Hidup

Hadirnya sosok istri dan anak dalam kehidupan tentu menjadi penyemangat dalam hidup. Bekerja dan berusaha untuk orang-orang disayang akan membuat hidup pria lebih lengkap. Selain itu menjadi seorang suami akan memunculkan sisi pahlawan pada pria untuk menjadi pelindung.

# Terhindar dari status bujang lapuk

Bisa ada banyak alasan mengapa pria yang sudah ‘matang sekali’ belum juga menikah. Mulai dari fokus meraih cita-cita, haus akan pendidikan, ingin sukses dan sebagainya membuat pria lupa akan satu hal, yaitu usia terus berjalan. Sehingga tak jarang jika pria yang belum juga menikah di usia yang terlalu matang mendapat predikat bujang lapuk.

Kunci dari sebuah pernikahan sebenarnya adalah kesanggupan Anda untuk bertanggung jawab dalam menjaga biduk rumah tangga. Jadi, jika Anda merasa sudah yakin? Nggak ada salahnya lanjut kehubungan yang lebih serius.

(Visited 1,292 times, 1 visits today)