Diem-Dieman Waktu Berantem Sama Pasangan? Ini Dampak Buruknya

0
11
Sumber Gambar: The Brunette Diaries

Sudah berhari-hari kamu nggak bales SMS pacar. Belasan telepon dia juga nggak ada yang kamu angkat. Bahkan, dia berjam-jam nunggu di teras rumah juga nggak kamu samperin sampai sekarang.

Memang sih, cara marah orang beda-beda. Ada yang suka meledak kayak kompor gas, ada juga yang lebih suka diam membisu kayak batu karang di pinggir pantai. Kesannya, mereka yang memilih diam kelihatan lebih bijaksana. Tapi, ternyata enggak juga, loh! Justru, kamu malah akan dapat hal-hal negatif ini kalau berantem dengan diam-diaman sama pacar.

Masalahnya nggak selesai-selesai

Dengan diam sehari, kamu juga ngundur penyelesaian sehari. Gimana berminggu-minggu, kan? Bukannya masalah yang lebih cepat selesai itu lebih enak ya dihadapinya?

Memicu masalah baru

Karena keseringan diam dan nggak bilang apa yang kamu benci, sekarang malah nambah masalah baru. Kalau ada yang nggak disuka, ngobrol, dong!

Bikin sakit

Menurut sebuah penelitian baru dari University of California, Universitas Berkeley, dan Northwestern University, kebiasaan “membatu” pas lagi berantem sama pacar bikin otot kamu jadi lebih gampang tegang dan memicu sakit punggung. Udah gitu, yang paling parah adalah bikin darah tinggi. Duh, nggak mau, kan?

Sebenarnya, berantem dan marah besar sama pacar tuh nggak semuanya buruk, kok. Ada juga berantem besar yang justru bikin kamu malah jadi baikan. Soalnya, semua kemarahan kamu keluar dan dia juga ngerti apa yang diam-diam kamu pendam. So, jangan kebanyakan diam lagi, ya!

(Visited 403 times, 1 visits today)