Apa Jawabnya Kalau Si Dia Tanya Berapa Banyak Mantan Ehem-Ehem?

0
9
Inilah 5 Tanda-Tanda Cara Membedakan Antara Cinta yang Tulus Atau Hanya Nafsu Semata!

Haruskah kita sembunyikan mantan ehem-ehem? Atau tidak usah dijawab?

 

Pertanyaan paling wah-nya adalah ‘Apakah sejarah bercinta kita bisa merusak hubungan asmara yang ada?’

Memang kesannya menyeramkan, tapi hal ini memang realita yang bisa saja terjadi dalam kehidupan kita. Sebuah survei tentang itu sudah dibikin Superdrug Online Doctor, sebuah perusahaan online farmasi di Inggris.

Menurut survei yang dilakukan ke dua ribu orang Eropa dan Amerika, 30 persen respondennya bilang mereka cenderung mengakhiri hubungan yang terjalin begitu tahu pasangan mereka pernah bercinta dengan orang banyak.

Lalu apakah artinya ‘bercinta dengan orang banyak’?

Apa Jawabnya Kalau Si Dia Tanya Berapa Banyak Mantan Ehem-Ehem?
Apa Jawabnya Kalau Si Dia Tanya Berapa Banyak Mantan Ehem-Ehem?

 

Secara umum, para wanita yang disurvei bilang mereka ‘berpikir keras’ tentang orang-orang yang ‘tidur’ dengan 15 orang hingga lebih karena itu terasa begitu cabul. Pria sendiri membatasinya hingga 14 pasangan tidur (dari masa lalu mereka).

Plus, lebih dari sepertiga responden bilang kalau sejarah bercinta pasangan idealnya harus dibicarakan pada empat bulan pertama dalam suatu hubungan. Saat itulah semua yang berhubungan dengan angka di kehidupan seks jadi terasa menyeramkan!

Lalu apakah kita harus berbohong? Mengubah topik obrolan? Atau bilang yang sesungguhnya dan berharap baik-baik saja?

 

Haruskah?

Tak disangka-sangka, banyak ahli yang berkutat seputar hal ini menganjurkan untuk mengelak dari pertanyaan ini seluruhnya. Wuih …

Alasannya?

Karena sudah terlalu dini untuk membahas hal tersebut. Bisa dibilang topik tentang teman bobo di masa lalu adalah sesuatu yang intim. Atau ya sebut saja terlalu pribadi. Setidaknya itu yang dibilang psikoterapis asal Berkeley, California, Leslie Bell, Ph.D.. (Eh, psikoterapisnya cewek loh. Jadi sah nih untuk tak usah jawab pertanyaan tajam itu!)

bercinta

Kenapa harus begitu karena itu seolah-olah seperti seseorang yang tanya sejarah bercinta pas kencan ketiga, yang notabene bikin tak nyaman karena ya baru kenal. Itu alasannya.

Lalu bagaimana jawabnya jika memang sulit menghindar?

Bilang saja padanya ‘Aku senang bisa bahas sama kamu tapi aku ingin kenal kamu lebih jauh lagi sebelum itu.’

 

Bagaimana kalau bahas tentang ini saja bareng si dia?

 

Oh ya, opini lain dari ahli lain: “Apa gunanya berbagi cerita tentang itu? Semua orang yang pernah terlibat ehem-ehem dengan Anda tidak hubungannya dengan hubungan asmara yang sekarang (sejauh Anda pakai proteksi).” Demikian periset seks, Kristen Mark, Ph.D., Direktur Sexual Health Promotion Lab dari University of Kentucky.

Nah!

(Visited 1,356 times, 1 visits today)