Punya Pacar yang Posesif? Atasi Aja dengan 5 Langkah Cerdas Ini…

0
3
langkah cerdas

Watak pasangan memang macam-macam. Terkadang ada juga pasangan yang kelewat posesif saking sayangnya. Punya Pacar yang Posesif? Atasi Aja dengan 5 Langkah Cerdas Ini…

Watak pasangan memang macam-macam. Terkadang ada juga pasangan yang kelewat posesif saking sayangnya. Tapi tentu saja sikapnya yang satu ini membuat kita tidak nyaman. Bahkan, bisa jadi sikap posesifnya adalah pemantik pertengkaran di dalam hubungan.

Jadi, bagaimana kira-kira langkah tepat untuk menghadapi pasangan yang posesif? Berikut  5 langkah cerdas menghadapinya:

1. Yakinkan Dia

Pada dasarnya sikap cemburu dan posesif yang ditunjukkan pasangan disebabkan karena dia merasa insecure. Dia merasa ragu apakah kamu benar-benar mencintainya atau tidak. Hal ini yang menyebabkannya selalu merasa cemburu karena dia khawatir kamu akan jatuh ke pelukan cewek lain. Nah untuk meminimalisir hal ini kamu bisa meyakinkannya bahwa dia adalah satu-satunya yang ada di hatimu.

Beberapa Ciri-Ciri Ini, Menandakan Cewek Psikopat. Awass…

2. Kenalkan dengan Teman Kalian

Kenalkan dan masukkan dia ke dalam lingkup pergaulanmu bisa jadi langkah selanjutnya. Biarkan dia tahu seperti apa teman-temanmu, jadi tak ada kekhawatiran yang tak beralasan lagi. Dia bisa stop merasa curiga dengan teman-temanmu karena sudah kenal dan akrab dengan mereka semua.

3. Jangan Sengaja Bikin Dia Cemburu

Karena pacarmu sudah punya sifat yang pencemburu, maka jangan dengan sengaja membuatnya cemburu. Kamu bisa jaga jarak dalam berteman dengan teman lawan jenis. Misalnya saja menghindari kontak fisik atau jangan terlalu sering curhat mengenai hal-hal yang memang sifatnya pribadi.

4. Bersikap Tegas

Kamu perlu mengambil sikap tegas untuk membuatnya tahu bahwa sikapnya ini kekanak-kanakan. Katakan padanya bahwa membatasi gerak-gerikmu tidak akan membuatmu merasa bahagia. Justru harusnya ada rasa saling percaya di antara kalian berdua.

Banyak Manfaatnya, Wanita Paling Suka Dipeluk Oleh Pasangannya..

5. Saling Intropeksi

Mengambil waktu untuk tak saling berkomunikasi mungkin bisa jadi langkah terakhir sekaligus sebagai ultimatum untuknya. Biarkan dia tahu bahwa sikapnya ini sudah kelewat batas. Mengambil waktu sendiri juga membantunya untuk berintrospeksi dan mengetahui di mana letak kesalahannya.

(Visited 30 times, 1 visits today)