Fetish Seksual, Apakah Perilaku Seksual Normal atau Kelainan?

0
12
Fetish Seksual, Apakah Perilaku Seksual Normal atau Kelainan?

Fetish adalah ketertarikan seksual terhadap sesuatu. Lalu, apakah Perilaku seksual itu normal atau adalah sebuah kelainan seksual?

 

Fetish adalah sebutan seseorang yang terangsang dengan membayangkan objek tertentu secara fisik, seperti bibir, mata, bahkan sepatu hak tinggi. Dalam bahasa Portugis, fetish disebut ‘Feitico’, artinya jimat atau benda-benda yang memesona.

Banyak ilmuwan mengatakan bahwa fetis itu salah satu bentuk kelainan seksual bahkan gangguan jiwa. Kendati demikian, pernyataan tersebut dipatahkan pakar seks Dr. Rajan Bhosle.

Nggak Cuma Makanan, Ternyata Naik Pesawat juga Bisa Sebabkan Kegemukan!

Siapa bilang fetis seksual kelainan?

Diungkapkan Rajan, fetis seksual tak lebih dari sesuatu yang modern. ”Fetis merupakan praktik seksual yang tak berbahaya. Dan satu hal yang perlu diingat: fetis bukanlah sebuah kelainan! Setiap orang memiliki fetis masing-masing, hanya saja kebanyakan orang membuat batasan tertentu”.

Selain itu, ia juga menjelaskan, fetis seksual memiliki berbagai tingkatan, mulai dari yang ringan hingga ekstrim. Misal,”Jika Anda tertarik dengan orang yang berambut pirang, itu merupakan hal biasa. Namun, bila Anda tak dapat bergairah jika bersama seseorang yang tak berambut pirang, maka kemungkinan besar Anda memiliki fetis,” ujarnya seperti dilansir Times of India.

Adakah Manfaat Minum Bir untuk Kesehatan? Ini Kata Peneliti..

Sementara itu, menurut American Psychiatric Association, fetisisme terbagi dalam tiga kategori, yakni fetisisme media (terangsang pada benda berbahan tertentu: karet, lateks, kulit, atau sutra), fetisisme bentuk (terangsang pada sepatu hak tinggi, boots, atau lingerie), serta fetisisme tubuh (terangsang pada salah satu bagian tubuh: kaki, payudara, bokong, atau rambut).

(Visited 234 times, 1 visits today)