Mari Membongkar 3 Mitos Seks di Kaum Urban

0
1

Mengaku manusia modern tapi masih percaya mitos seks? Ya, mitos memang sangat menarik dibahas meski keakuratannya masih tanda tanya. Tak bisa disalahkan juga lantaran informasi seks yang benar sulit didapatkan sehingga dengan mudahnya menerima yang keliru.

Ditambah lagi mitos yang berkembang turun menurun dan dipercaya sebagai pedoman perilaku seksual. Bagi kamu yang masih terperangkap mitos seks, akan membuka pikiran kamu dan kembali menjadi manusi modern penuh logika.

Terpanas, Ini Dia 5 Kriteria Pria Idaman Wanita Saat di Atas Ranjang!

Wanita berbadan bungkuk lebih kuat bercinta

Faktanya, sangat jelas keliru! Kuat atau tidaknya bercinta bisa disebutkan sebagai bagus atau tidaknya potensi dan fungsi seksual. Potensi dan fungsi seksual seseorang dipengaruhi oleh banyak hal.

Yang paling penting adalah kebugaran fisik dan ketiadaan hambatan psikis. Jika seseorang dapat berkomunikasi yang baik dengan pasangannya. Tidak peduli apakah bentuk tubuhnya lurus tegap, atau agak membungkuk. Selama badannya sehat, tidak stress tidak ada permasalahan fisik.

Wanita berbulu lebat nafsunya tinggi 

Ini juga mitos, walau sepertinya ada juga logika benarnya. Bila ditelusuri, perempuan yang menunjukan tanda-tanda maskulin sering diduga memiliki kadar testoteron cukup tinggi.

Malas Saling Lucuti Pakaian Pas Bercinta? Sikat 5 Strategi Bercinta Tanpa Lepas Pakaian Ini

Fungsi testoteron salah satunya satu hormon terpenting pada laki-laki. Fungsi testoteron salah satunya bertanggung jawab terhadap dorongan seksual.

Perawan Tidak perawan dilihat dari bokong yang turun

Tidak ada yang berubah sama sekali pada tubuh saat seorang perempuan usai melakukan hubungan seksual pertama, termasuk bokong. Artinya, setelah melakukan hubungan seksual, tidak serta merta otot-otot penyangga bokong langsung mengendur.

(Visited 104 times, 1 visits today)