Benarkah Suntik Orgasme Bisa Bikin Si Dia Mencapai Kepuasan Seksualnya Lagi?

0
0
Benarkah Suntik Orgasme Bisa Bikin Si Dia Mencapai Kepuasan Seksualnya Lagi?

Sudah banyak tips dan trik yang dapat kita temui di media untuk mencapai orgasme, mulai dari posisi, trik ‘pemanasan’, hingga menyiapkan setting yang mendukung seperti lilin aromaterapi dengan seprai linen. Lalu bagaimana dengan cara ini?

 

Sudah mecoba beragam cara untuk mencapai orgasme, tetapi, bagaimana jika itu semua belum cukup? Tenang, karena dunia medis telah menemukan The O-Shot, singkatan dari The Orgasm Shot (suntik orgasme), yaitu injeksi untuk membuat klimaks Si Dia lebih intens.

Suntik orgasme adalah treatment tanpa operasi untuk meningkatkan sensasi rangsangan seksual dan meremajakan vagina. Harganya? Kamu harus merogoh kocek sebesar 1.000 Poundsterling!

Lalu, bagaimana cara injeksi ini bekerja? Suntik orgasme menggunakan platelet (trombosit) darah pasiennya sendiri yang diambil dari lengan. Sampel darah ini lalu ditempatkan dalam centrifuge khusus yang menghasilkan PRP (platelet rich plasma) berkualitas tinggi.

Foto Wanita Cantik Ini Gegerkan Warganet, Tapi Ternyata Ini Fakta Sebenarnya..

Kemudian cairan tersebut akan disuntikkan kepada area-area spesifik di sekitar vagina, dan pasien cukup melakukan suntik ini sekali saja. Namun, ada juga yang kembali lagi untuk menyuntik, yang efeknya akan terakumulasi dengan suntikan sebelumnya, sehingga hasilnya lebih ‘terasa’.

Kini sudah banyak pasien yang menggunakan metode ini. Bahkan seiring waktu malah meningkat! Pasalnya, tidak seperti pria, orgasme pada wanita memang lebih jarang terjadi. Belum lagi, karena faktor umur, sensitivitas terhadap rangsangan bisa menurun. Selain alasan seksual, alasan sulit kontrol buang air kecil pun juga menjadi salah satu faktor utama seorang pasien datang untuk suntikan ini.

Dikira Remaja, Wanita Seksi yang Sering Tampil Glamour Ini Ternyata Seorang Nenek!

Namun yang harus diperhatikan adalah kalauefektivitas dari suntik orgasme ini kurang lebih dapat dipengaruhi oleh kondisi pasiennya sendiri, contohnya usia. Dan tentu saja, menyuntik bagian yang sangat sensitif seperti vagina bukan tanpa resiko. Semua suntikan punya resiko pendarahan, infeksi, dan merusak ujung syaraf

(Visited 12 times, 1 visits today)