5 Sosok Pemimpn Dunia Ini, Begitu Dicintai Oleh Rakyatnya. Nomor 4 dari Indonesia..

0
0
begitu dicintai

Sebagian daerah di Indonesia, hari ini berlangsung PILKADA untuk mencari pemimpin daerahnya. 5 Sosok Pemimpn Dunia Ini, Begitu Dicintai Oleh Rakyatnya. Nomor 4 dari Indonesia..

Mengatasi berbagai masalah negeri yang kompleks dan mengatur kebijakan-kebijakan yang berguna untuk kepentingan masyarakat sudah menjadi tugas utama seorang pemimpin. Seorang pemimpin tak selalu disukai oleh rakyatnya, ada juga yang dicibir, dicaci, itu sudah merupakan resiko, karena tidak semua orang itu sependapat.

Dari semua tokoh-tokoh pemimpin dunia, ada segelintir pemimpin yang disukai dan menjadi idola bagi rakyatnya. Pemimpin yang dirasa bisa mengayomi rakyatnya, membela kepentingan rakyatnya, bukan kepentingan pribadi atau golongan. Pemimpin sejati yang mampu meneduhkan hati rakyatnya, menciptakan kedamaian dan tetap berjuang meski ia tahu ada orang-orang yang berusaha menjegalnya.

Berikut lima orang pemimpin dunia yang begitu dicintai oleh rakyatnya:

1. Nelson Mandela

Bernama lengkap Nelson Rolihlahla Mandela, lahir di Mvezo, Afrika Selatan, 18 Juli 1918 dan meninggal di Johannesburg, Afrika Selatan belum lama ini, 5 Desember 2013 pada umur 95 tahun. Mandela adalah seorang revolusioner anti-apartheid dan politisi Afrika Selatan yang menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan sejak 1994 sampai 1999. Ia adalah orang Afrika Selatan berkulit hitam pertama yang memegang jabatan tersebut dan presiden pertama yang terpilih melalui keterwakilan penuh, dalam sebuah pemilu multiras.

Inilah Alasan, Mengapa Pemimpin Dunia Menyukai Wisata Ke Bali!

Mandela pernah menjadi Sekretaris Jenderal Gerakan Non-Blok pada 1998 sampai 1999. Meninggalnya pemimpin murah senyum yang suka memakai batik ini mengundang simpati dari seluruh dunia.

2. Hugo Chavez

Hugo Rafael Chávez Frías merupakan Presiden Venezuela mulai tahun 1999 hingga ia meninggal dunia pada tahun 2013. Sebelumnya ia merupakan ketua partai politik Gerakan Republik Kelima sejak didirikan tahun 1997 sampai 2007. Partai tersebut bergabung dengan beberapa partai lain dan membentuk Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV) yang ia pimpin sampai ia meninggal dunia.

Sepanjang masa kepemimpinannya, ia telah menerapkan konstitusi baru, mendirikan dewan demokrasi partisipasi, menasionalisasi sejumlah industri penting, meningkatkan anggaran kesehatan dan pendidikan, dan mengurangi tingkat kemiskinan secara besar-besaran.

3. Kim Jong-IL

Banyak orang yang menganggap Kim Jong-Il sebagai pemimpin diktator yang aneh, kendati demikian ia tetap menjadi salah satu pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya. Bahkan dianggap manusia setengah dewa oleh rakyat Korea Utara. Kim Jong-Il telah menjabat sebagai pemimpin Korea Utara sejak 1994. Ia menggantikan ayahnya, Kim Il-sung, yang telah memimpin Korut sejak 1948.

Kim yang mendapat julukan Dear Leader juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pertahanan Nasional dan Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea. Ulang tahunnya dirayakan sebagai salah satu hari libur di Korut.

4. Ir. Soekarno

Dari dalam negeri kita punya Ir. Soekarno. Mempunyai nama lahir Koesno Sosrodihardjo, lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun.. adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Ingin Cepat Kaya? Intip Kiat Sukses Para Miliyader Dunia

Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya. Pengaruh Soekarno sangat kuat, bahkan hingga ke berbagai penjuru dunia. Di Indonesia sendiri semangat Soekarno masih bisa dirasakan, orang Indonesia masih menganggap bahwa Soekarno adalah presiden terbaik yang pernah memimpin negeri ini.

5. Mahmud Ahmadinejad

Mahmud Ahmadinejad lahir di Aradan, Iran, 28 Oktober 1956, merupakan Presiden Iran yang keenam dan memperoleh 61.91% suara pemilih pada pilpres Iran tanggal 24 Juni 2005. Jabatan kepresidenannya dimulai pada 3 Agustus 2005. Ia pernah menjabat wali kota Teheran dari 3 Mei 2003 hingga 28 Juni 2005 waktu ia terpilih sebagai presiden. Ia dikenal secara luas sebagai seorang tokoh konservatif yang sangat loyal terhadap nilai-nilai Revolusi Islam Iran.

(Visited 44 times, 1 visits today)