Cocok Buat Bangunin Sahur, Alarm Ini Bisa Tampar Pemiliknya!

0
2

Di bulan puasa ini memang hal yang paling sulit dilakukan sebagian orang adalah bangun sahur. Dan salah satu caranya adalah dengan memakai alarm, tapi kalau suara jam alarm tak ampuh bangunkan kita yang terlelap nikmat dalam tidur. Bagaimana dengan alarm ini?

 

Bagi kamu yang susah bangun, mungkin terbiasa memiliki pikiran “5 menit lagi”, sampai akhirnya tidak sadar kalau kamu sudah terlambat! Namun salah seorang wanita Swedia menemukan solusi untuk masalah ini.

Dia menciptakan “The Wake Up Machine”. Dengan konseptual jam ini maka akan membangunkan kita ‘tanpa suara’ tapi dengan menampar wajahmu! Alat ini diciptakan oleh Simone Giertz yang terinspirasi untuk membuat alarm itu dari perayaan Halloween 2015 lalu.

Simone mengaku kalau dia termasuk orang yang juga sulit bangun pagi. Dan Karena dia tertarik dalam membuat robot, ia pun mencari solusi mengatasi susah bangun pagi dengan teknologi robot ciptaannya.

Meski Lucu, Ternyata Ada ‘Pesan’ Tak Etis di Dalam 5 Film Kartun Ini!

Untuk cara kerja alarmnyapun sangat sederhana, saat alarm berbunyi, tangan plastik yang menggantung di atas kepala akan bergerak memutar atas dan bawah menampar wajah orang yang sedang tidur. Kamu baru bisa menghentikan tamparan jika mematikannya. Tangan plastik mainan ini cukup lentur sehingga bisa memutar.

Menurut Simone, seseorang butuh dikejutkan dengan tamparan di wajah agar cepat bangun. Dibandingkan alarm biasa yang hanya berbunyi, The Wake-Up Machine benar-benar efektif membangunkan kamu dari tidur sekaligus membuatmu kesal.

Cara kerjanya gimana?

Alarm robot itu kemudian ditempatkan di atas tempat tidur, tepat di atas Simone tidur pada saat malam hari. Setelah alarm berbunyi dan tidak sukses membangunkanmu, tangan itu bergerak secara berputar-putar sehingga seperti sedang menampar.

Tidurnya Generasi Milenial Jadi Tak Berkualitas Karena Hal Ini!

Sebagian dari kamu mungkin menganggap jika benda tersebut akan terasa sakit ketika terkena wajah. Namun Simone mengatakan sebaliknya. “Alarm ini lebih memalukan dari pada menyakitkan.” lanjut Simone.

(Visited 102 times, 1 visits today)