Cegah Karyawan Pada Resign, Ini yang Harus Dilakukan Oleh Perusahaan!

0
1
Resign

Pada dasarnya setiap karyawan di sebuah perusahaan punya alasan kuat untuk mengundurkan diri. Cegah Karyawan Pada Resign, Ini yang Harus Dilakukan Oleh Perusahaan!

Ppa yang harus dilakukan perusahaan untuk mencegah rencana karyawan untuk resign? Atau paling tidak bisa menunda keinginan para pekerja tersebut. Menurut Robert Walters, salah satu konsultan rekrutmen profesional spesialis, ada banyak yang bisa dilakukan perusahaan ihwal ini.

1. Karyawan profesional sadar akan market value mereka

Karyawan dapat dengan mudah memperoleh informasi mengenai besaran upah pada suatu industri dari penelitian kredibel seperti survei gaji dan melakukan perbandingan upah rata-rata dengan rekan seprofesinya. Karenanya, menawarkan paket upah yang kompetitif juga merupakan cerminan bagaimana perusahaan menghargai setiap individu di dalamnya.

2. Implementasikan rencana suksesi karyawan

Karyawan cenderung bertahan lebih lama apabila diinformasikan mengenai prospek pertumbuhan di dalam suatu perusahaan. Perhatian harus diberikan kepada karyawan yang telah bekerja keras dan menghargai mereka dengan sebuah pengakuan sama pentingnya, seperti benefit finansial yang diberikan perusahaan kepada karyawannya. Dengan memiliki jalur perkembangan karir yang jelas, karyawan akan menyadari bahwa mereka memiliki masa depan di dalam perusahaan tersebut dan ini cenderung dapat meningkatkan tingkat retensi karyawan.

Inilah Alasan Para Karyawan Terbaik Resign dari Perusahaan

3. Promosikan komunikasi yang terbuka

Sebelum memutuskan mencari pekerjaan baru, 58 persen karyawan tidak memberitahukan perusahaannya bahwa mereka tidak bahagia atau memiliki masalah di sana. Sebesar 44 persen menyatakan bahwa mereka tidak ingin mencederai hubungan dengan perusahaannya saat ini, sementara 35 persen menyatakan mereka sudah tidak menghargai perusahaannya lagi.

Padahal tingkat retensi yang lebih tinggi dapat dicapai dengan memastikan karyawan merasa nyaman untuk berbagi feedback dan kritik yang membangun dengan manajer mereka dan sebaliknya. Untuk itu perusahaan lebih baik mendorong karyawannya untuk menjadi terbuka setiap saat.

4. Menerapkan saluran umpan balik

Terapkan strategi untuk mendorong komunikasi terbuka, termasuk menciptakan peluang untuk membangun jaringan dan membangun tim di luar kantor yang mana dapat membantu mengembangkan rasa persahabatan dan loyalitas para karyawan. Langkah-langkah lainnya yakni termasuk menerapkan proses penilaian yang transparan, di mana kekuatan dan kelemahan karyawan dinilai dengan jelas.

5. Belajar untuk membaca tandanya

Sebanyak 85 persen perusahaan di Asia percaya bahwa mereka bisa memprediksi kapan karyawan akan mengundurkan diri dari perusahaan. Tiga tanda paling umum yang menunjukkan karyawan akan resign adalah antara lain terlihat bingung dan menjauh dengan lingkungan kerja, penurunan efisiensi dalam bekerja, serta penurunan kualitas kerja.

Belajar membaca tanda-tanda bahwa karyawan tidak bahagia atau menjauhkan diri adalah penting agar masalahnya dapat diatasi pada tahap awal. Ini penting tidak hanya bagi karyawan yang bersangkutan, tetapi juga dapat mencegah karyawan lain terkena dampak negatif dari karyawan yang sedang bermasalah dan agar mencegah terjadinya penurunan produktivitas.

 

 

(Visited 61 times, 1 visits today)