Film Superhero wanita yang Sutradarai Seorang Wanita juga?

0
4

Film superhero identik dengan laki-laki yang kuat dan perkasa. Tapi, pada tahun 2020 ini di dunia perfilman film superhero lagi ada yang unik dan berbeda. Keunikan itu adalah film superhero dengan tokoh utamanya seorang wanita dan disutradarai seorang wanita juga apakah hal ini hanya kebetulan?

Di tahun ini sepertinya akan menjadi tahun yang berbeda dalam perfilman superhero. Akan ada beberapa film luar negeri maupun dalam negeri yang menjadikan para perempuan ini sebagai pahlawan. Selain itu, film-film besar ini juga disutradarai seorang wanita loh. Mau tau siapa mereka? Yuk simak.

  1. Cathy Yan – Birds of Prey

Cathy Yan lahir di dataran Tiongkok, setelah itu tumbuh besar di Hongkong dan Washington DC. Wanita ini kini menerap di New York, Amerika Serikat. Cathy merupakan lulusan dari Hong Kong Internasional School (HKIS) dan New York University Stern School of Businness dengan memperoleh gelar MBA. Selain itu, wanita ini juga mendapatkan gelar Master of Fine Art (MFA) dari Tisch Graduate Film Program.

Sebelum masuk ke dunia perfilman, Cathy adalah seorang jurnalis. Dia adalah reporter Street Journal yang berkerja di New York, Hong Kong, dan Beijing

Film yang disutradarai Cathy Yan adalah Film superhero wanita yang berjudul “Birds of Prey”. Film superhero dengan tokoh utamanya adalah “Harley Quinn”. Film ini bercerita tentang kisah Harley Quinn yang menjadi pemimpin sebuah kelompok penjaga wanita untuk menghadapi seorang bos kriminal.

Di Fast & Furious 9 Han Lue Hidup Lagi?

  1. Niki Caro – Mulan

Niki Caro lahir pada tanggal 20 September 1966 di Wellington,New Zealand. Ia adalah sutradara dan penulis scenario.

Caro bersekolah di kadimah College, Auckland. Caro lulus dengan BFA dari Elam School of Fine Arts di University of Auckland pada tahun 1988 dan menerima pascasarjana Film dari Universitas Teknologi Swinburne di Melbourne, Victoria, Australia.

Film yang disutradarai Niki Caro adalah “Mulan”. Film ini merupakan adaptasi aksi langsung dari film animasi Disney pada tahun 1998 dengan judul yang sama. Dibintangi Liu Yifei sebagai karakter utama Mulan putri tertua Hua Zhou yang menentang tradisi dan hukum dengan menyamar sebagai seorang pria untuk mendaftarkan diri di Angkatan Darat Kekaisaran menggantikan ayahnya yang sakit. Bersama Donnie Yen, Jason Scott Lee, Yoson An, Gong Li dan Jet Li sebagai peran pendukung.

  1. Cate Shortland – Black Widow

Cate lahir di Temora, New South Wales, pada 10 Agustus 1968. Dalam bidang pendidikan, Cate Shortland merupakan lulusan dari Australia Film, Television dan Radio School. Cate meraih penghargaan The Southern Star Award sebagai siswi yang paling berprestasi.

Film yang disutradarai Cate Shortland adalah “Black Widow” yang diperankan Scarlett Johansson. Film superhero wanita ini bercerita tentang awal mulanya perjalanan solo Natasha Romanoff sebagai Black Widow. Natasha mencoba mengesampingkan hari-harinya sebagai pembunuh dengan bekerja di Avangers, tapi ada hal yang membuatnya harus kembali menggali masa lalu. Salah satunya adalah pertemuannya dengan Yelena. Yelena adalah sosok lain yang pernah menggunakan nama sandi Black Widow.

Inilah Alasan Memilih Tablet Ketimbang Smartphone Buat Gaming

  1. Patty Jenkins – Wonder Woman 1984

Patty Jenkins lahir pada tanggal 24 Juli 1971, di Pangkalan Udara George, Victorville, California, Amerika Serikat. Patty besar di kota New York dan mengambil pendidikan Advancement of Science and Art di The Cooper Union pada tahun 1993. Kemudian, ia juga mendaftar di program Sutradara Film di American Film Institute.

Film superhero wanita yang Patty Jenkins sutradarai adalah “Wonder Woman” dan “Wonder Woman 1984”. Film Wonder Woman 1984 diadaptasi dari karakter DC Comics Wonder Woman, yang didistribusikan oleh Warner Bros Pictures. Dalam trailer berdurasi dua menit lebih 24 detik, diperlihatkan aksi Wonder Woman ketika memanfaatkan Tali Lasonya untuk bergelantungan di antara petir-petir yang menyambar.

  1. Upi Avianto – Sri Asih

Upi lahir pada tanggal 21 juli 1972 di Jakarta, Indonesia. Upi Avianto adalah sutradara dan penulis scenario Indonesia. Ia merupakan salah satu dari sedikit sutradara wanita yang namanya menonjol di dunia perfileman Indonesia.

Kariernya di dunia perfilman Indonesia mulai dikenal setelah menjadi sutradara dalam film 30 Hari Mencari Cinta pada tahun 2004 yang dibintangi Nirina Zubir, Maria Agnes, Revaldo, dan Dinna Olivia dengan diproduksi oleh perusahaan Rexinema Production dan komposernya Andi Rianto.

Film superhero wanita garapannya adalah “Sri Asih”. Film ini adalah film kedua garapan rumah produksi Bumilangit Studio dan Screenplay Film setelah film Gundala. Film ini bercerita tentang Nani Wijaya yang diperankan oleh Pevita Pearce adalah putri dari keluarga berada dan merupakan titisan Dewi Sri dari Kahyangan. Nani Wijaya bekerja di Biro penyelidikan criminal sebagai pembela kebenaran yang pemberani.

(Visited 210 times, 1 visits today)