Benarkah Pria Tambun Ber-sperma Minim ?

0
7

Kita tentu sering dengar jika kelebihan berat badan punya banyak dampak buruk bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dua penyakit mengerikan yang sering dikaitkan dengan masalah tersebut sebut saja jantung dan diabetes!

Sayangnya, masih banyak orang yang belum sadar kegemukan ternyata juga berpengaruh pada produksi sel sperma. Dan ya, satu pertanyaan yang kerap muncul adalah “Benarkah orang gemuk spermanya sedikit?”

 

 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, studi berskala besar pun dilakukan. Ilmuwan mengumpulkan 1.940 pria untuk diteliti spermanya. Dalam hal ini, para peneliti mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) partisipan dan menjadikannya sebagai indikator kegemukan.

 

Ingin miliki sperma tokcer? Sikat 7 Makanan Ini Agar Sperma Maksimal!

 

Pria yang punya IMT 18,5-25 masuk dalam kategori normal dan pria dengan IMT 23-24,9 dikategorikan kelebihan berat badan, sedangkan pria ber-IMT 25 ke atas masuk dalam kategori obesitas.

Usai diteliti, periset memaparkan, pria gemuk punya peluang lebih kecil untuk jadi orang tua. Kata mereka (peneliti), itu karena jumlah sperma orang gemuk lebih sedikit. “Kelebihan berat badan menyebabkan modifikasi sperma serta gangguan hormonal. Akibatnya, jumlah motilitas dan vitalitas sperma berkurang,” ujar Paul Cohen-Bacrie, Direktur Ilmiah di Eylau-Unilabs, Paris.

Tak hanya itu, lanjut Paul, pria gemuk juga diketahui punya jumlah sperma 10 persen lebih sedikit ketimbang orang berbadan normal. Sementara pria obesitas jumlahnya 20 persen lebih rendah. Demikian dilansir independent.co.uk.

Saatnya olahraga dan atur makanan?

(Visited 947 times, 1 visits today)