Benarkah Menggunakan Tabir Surya Bisa Bikin Mandul? Ini Kata Peneliti..

0
3
Benarkah Menggunakan Tabir Surya Bisa Bikin Mandul? Ini Kata Peneliti..

Saat ini, sunblock alias tabir surya memang jadi ‘senjata’ andalan untuk melindungi kulit dari teriknya sinar matahari. Selain manfaatnya itu, ternyata tabir surya bisa bikin pria mandul, hah?

 

Tak hanya wanita, kaum pria pun termasuk pengguna tabir surya. Jika Anda termasuk salah satunya, penting bagi Anda untuk berhati-hati, sebab sebuah studi terbaru berhasil menguak fakta mengejutkan dari pemakaian produk perawatan tersebut.

Peneliti mengatakan, penggunaan tabir surya berpotensi besar menyebabkan kemandulan pada pria. Ketika bahan kimia yang terkandung di dalamnya diserap oleh kulit, hormon tubuh pun akan jadi terganggu, tambahnya.

Bagaimana pendapat para ahli?

Dr. Germaine Louis menuturkan, kandungan bahan kimia dalam tabir surya, BP-2 atau 4OH-BP, berperan penting dalam menurunkan kesuburan pria sebanyak 30 persen. “Perlu diketahui, bahan kimia serupa juga terdapat pada beberapa produk lain, seperti sampo, pelembab, atau kosmetik lain yang sejatinya berfungsi untuk melindungi kulit dan rambut dari paparan sinar matahari,” pungkas ahli kesehatan dari National Institute of Child Health and Human Development ini.

Ini Lho 10 Ciri-Ciri Orang yang Selalu Berpikiran Positif!

Menariknya, lanjut Louis, bahan kimia tersebut sama sekali tak memiliki efek negatif bagi kaum hawa. Ia menjelaskan bahwa pemakaian tabir surya tak berpengaruh pada  tingkat kesuburan wanita.

Untuk membuktikannya, peneliti mempelajari 501 pasangan dari tahun 2005 hingga 2009. Ya, mereka menguji sampel urin para peserta sekaligus menganalisis usia, indeks massa tubuh, kebiasaan merokok, serta beberapa faktor lainnya.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, hasilnya pun ditemukan. Pria yang terpapar bahan kimia tabir surya memiliki tingkat ketidaksuburan lebih besar ketimbang pria yang tak menggunakannya, demikian kata peneliti.

Hindari Konsumsi 4 Makanan Ini di Malam Hari! Kalau Nggak Bakalan..

“Meski demikian, kami terus melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan bahan kimia tersebut dengan ketidaksuburan yang terjadi. Apakah bahan itu mengurangi kualitas sperma atau mungkin menghambat proses reproduksi,” tutup Louis.

 

Nah, gimana pendapat Anda POPle?

(Visited 40 times, 1 visits today)