Hmm… Lezatnya! Ini 5 Kuliner Nusantara yang Ada di Film Aruna dan Lidahnya

0
1
aruna dan lidahnya

Satu lagi film anak negeri yang berkisah tentang kuliner khas Indonesia tayang di bioskop. Hmm… Lezatnya! Ini 5 Kuliner Nusantara yang Ada di Film Aruna dan Lidahnya

Diadaptasi dari novel karya Laksmi Pamuntjak, Aruna dan Lidahnya, film berjudul serupa ini bercerita soal Aruna (Dian Sastrowardoyo), ahli wabah yang juga pecinta kuliner.

Film Aruna dan Lidahnya menampilkan perjalanan Aruna bersama tiga orang temannya di empat kota di Indonesia, yakni Surabaya, Madura, Pontianak, dan Singkawang.

Sepanjang film, penonton dibuat ngiler dengan aneka kuliner khas yang mereka cicipi di setiap kota. Berikut adalah kuliner lokal yang ditampilkan di Aruna dan Lidahnya, dan tentunya disantap oleh Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Oka Antara, dan Hanna Al Rashid:

1. Soto Lamongan

Indonesia punya jenis soto yang banyak banget, bahkan mencapai 40 varian. Tiap daerah punya racikan soto yang berbeda dengan lainnya. Salah satu yang paling terkenal adalah soto Lamongan. Ciri khasnya terletak pada bububk koya (campuran kerupuk udang dan bawang), serta daging ayam yang diiris miring. Soto ini tak memakai tomat atau santan, melainkan tambahan kunyit yang menjadikan warnanya kuning cerah dan menggoda.

Nikmatnya Mencicipi Kuliner Pagi di Kota Pahlawan, Surabaya…

2. Bakmi Kepiting

Bakmi kepiting khas Pontianak sukses dinobatkan sebagai makanan terfavorit dari empat karakter utama film Aruna dan Lidahnya. Tekstur bakmi yang kenyal dan lembut diaduk dengan bumbu plus kaldu, disajikan dengan topping pangsit goreng, bola ikan, tumis ayam, serta daging kepiting. Yang bikin ngiler adalah capit kepiting sudah dikupas sebagian hingga menyisakan ujung capitnya saja, jadi kita tinggal melahap dagingnya.

3. Pengkang dan Sambal Kepah

Sekilas mirip lemper bakar yang ada di Jawa Timur, karena terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun pisang. Namun, pengkang berisi ebi, dijepit dengan batang bambu, lalu dibakar di atas bara batok kelapa. Biasanya pengkang disajikan dengan sambal kepah alias sambal kerang yang pedasnya menggigit. Kombinasi yang sempurna!

4. Campor Lorjuk

Lorjuk sebenarnya nama sejenis kerang yang cuma bisa ditemukan di Pulau Madura. Olahan makanannya banyak, termasuk campor lorjuk khas Pamekasan. Makanan ini terdiri dari lontong, remahan keripik tette (keripik khas Madura terbuat dari singkong), bihun, lalu disiram kuah merah pedas berisi taoge dan lorjuk. Rasanya yang unik ini ternyata bikin para pemain dan kru film jatuh cinta, terutama Dian Sastrowardoyo.

Siapa yang Mau Mudik Ke Kota Solo? Jangan Lupa Wisata Kulineran yah…

5. Nasi Goreng Pontianak

Bisa jadi inilah makanan paling penting pada film Aruna dan Lidahnya. Sebab salah satu tujuan Aruna selain melakukan investigasi wabah adalah mencari resep nasi goreng buatan pembantu rumah tangganya yang terkenal lezat. Pontianak, kota asal sang pembantu rumah tangga disinyalir sebagai asal resep nasi goreng lezat tersebut. Membuat penonton penasaran, perbedaan nasi goreng Pontianak dengan daerah lain di Indonesia.

Hmm.. jadi ngiler ya POPle.. Gimana, udah nonton filmnya? Apa mau langsung cobain aja menu kulinernya??

(Visited 136 times, 1 visits today)