Ini Alasannya Yogyakarta Menjadi Daerah Istimewa yang Selau Bikin Rindu…

0
3
bikin rindu

Masih penasaran nggak sih, kenapa Yogyakarta disebut sebagai Daerah Istimewa? Ini Alasannya Yogyakarta Menjadi Daerah Istimewa yang Selau Bikin Rindu… 

Yogyakarta merupakan sebuah provinsi yang dekat dengan provinsi Jawa Tengah. Yogyakarta merupakan salah satu daerah istimewa yang ada di Indonesia, setelah Jakarta. Bukan tanpa alasan Yogyakarta masih menjadi daerah istimewa. Hal ini karena Yogyakarta sampai saat ini masih berbentuk kerajaan atau kesultanan.

Pemimpin daerah Yogyakarta adalah seorang Sultan bukan Gubernur. Hal ini sebenarnya masih berkaitan dengan amanat Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang menyatakan bahwa Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat juga merupakan bagian dari NKRI dan merupakan daerah istimewa di Indonesia.

Waktu SD udah pernah dikasih tau sih, DIY itu Daerah Istimewa Yogyakarta, tapi buat kalian yang lulus SD-nya udah berpuluh-puluh tahun lalu itu pasti lupa kenapa sih Yogyakarta istimewa?

1. Dipimpin Oleh Seorang Raja Bukan Gubernur

Jauh sebelum Indonesia terbentuk, Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pakualaman sudah lama berdiri, dan kebudayaan kerajaan di sana sudah sangat kental. Jadi saat Indonesia merdeka, Presiden Soekarno menghormati keberadaan kerajaan itu dengan mengeluarkan Piagam 19 Agustus 1945, yang berisi penetapan penguasa dwitunggal di Daerah Istimewa Yogyakarta kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan KGPAA Paku Alam VIII. Jadi di sana pemimpinnya bukan gubernur melainkan raja.

4 Lagu Rock Ini Siap Bikin Baper Kampung Halaman

2. Pernah Jadi Ibukota Indonesia

Pas Indonesia baru merdeka, Belanda masih nggak terima gitu, dan mereka menyerang Jakarta. Makanya, para pemimpin bangsa memindahkan ibukota ke Yogyakarta. Sri Sultan HB IX menyambut dengan sangat baik, dan bahkan mempersilakan keraton RI dijadikan istana negara, serta memberikan bantuan sebanyak 2 juta gulden untuk membantu pemerintahan Indonesia. Yogyakarta menjadi Ibukota negara hingga 27 Desember 1949.

3. Serangan Umum 1 Maret

Pertempuran besar pada tanggal 1 Maret 1949 ini target utamanya adalah menyerang pasukan Belanda yang ada di Yogyakarta, yang konon idenya bahkan muncul dari Sri Sultan HB IX sendiri. Serangan dilakukan dari jam 6 pagi sampai jam 12 siang supaya nggak direcokin sama musuh lain dari luar Yogyakarta. Sri Sultan HB IX juga memperbolehkan keraton untuk jadi tempat rapat, dan peran kota Yogyakarta secara keseluruhan sangat besar.

4. Kekayaan Alam Yang Luar Biasa

Nggak perlu diragukan lagi, Yogyakarta itu punya banyak banget kekayaan alam yang luar biasa indahnya, yang juga udah menarik perhatian dunia. Selain pantai, gunung, banyak juga indah-indah lainnya lho.

Saatnya Gebet 5 Destinasi Liburan Anti-Mainstream

5. Banyak Wanita Cantik

Apalah artinya jika hidup tidak diwarnai oleh kehadiran makhluk lembut penenang jiwa raga bernama wanita. Di Yogyakarta, kalian bisa menemukan banyak bidadari-bidadari bertebaran wara-wiri hampir disetiap sudut kota yang dijuluki sebagi kota Pelajar tersebut.

Hmm… keren ya Yogyakarta POPle.. Gimana kalo liburan Lebaran ini, mampir ke Yogyakarta??

 

(Visited 985 times, 1 visits today)