Rutin Konsumsi Buah dan Sayur Ini Bila Deodoran Sudah Tak Ampuh Lagi!

0
2
Rutin Konsumsi Buah dan Sayur Ini Bila Deodoran Sudah Tak Ampuh Lagi!

Parfum atau minyak wangi bukan satu-satunya yang bisa membuat tubuh kita wangi. Ya, hanya dengan rutin mengonsumsi sayur dan buah nyatanya bisa bikin tubuh kita wangi!

 

Merasa aroma tubuh berbau tak enak? Deodoran pun sudah dipakai entah sampai berapa kali ganti-ganti aroma terus? Makan buah dan sayuran ini saja! Ya, terungkap lagi satu manfaat baik dari mengkonsumsi sayur dan buah. Menurut hasil penelitian ini bisa membuat badan tak bau. Wow! Siapa yang gak mau ya punya tubuh wangi, segar dan sehat.

Seperti yang kita tahu, bau memiliki peran penting dalam menarik perhatian wanita. Hmm, tapi sudah ada parfum, apakah ini saja tidak cukup? Perkaranya tak akan selesai hanya dengan parfum. Karena maksud tubuh wangi dalam penelitian ini adalah aroma alami yang keluar dari dalam tubuh.

Menurut Riset, Ternyata Pria Bisa Sejahtera dan Sehat Bila Selalu Dikelilingi Wanita Cantik!

Dilansir dari Daily Mail, menurut penelitian hidung manusia tahu bagaimana menyeleksi sesuatu yang menarik pada tubuh seseorang. Maka dilakukanlah penelitian untuk mencari tahu apakah makanan yang kaya karotenoid seperti selada bisa meningkatkan daya pikat terhadap lawan jenis. Mereka mempelajari sampel dari keringat pria yang kemudian meminta wanita mengendusnya.

Hasilnya sungguh mengejutkan! Seperti yang dipublikasikan dalam Evolution and Human Behavior. Pria yang mengonsumsi variasi sayuran dan buah-buahan, serta jumlah yang wajar dari lemak, daging, telur dan tahu, memiliki bau yang lebih menarik perhatian wanita ketimbang pria yang mengonsumsi banyak karbohidrat.

Jika kita melakukan diet rendah karbohidrat maka ini akan menghasilkan aroma keringat beraroma bunga, buah, manis dan obat. Sementara asupan karbohidrat yang lebih tinggi mengakibatkan bau badan kuat dan kurang menyenangkan.

Ini 3 Perbedaan Antara Fotografer dengan Tukang Foto!

Jika penelitian ini terdengar sangat heteronormatif, para peneliti memiliki alasan untuk menjawabnya. “Perempuan diinvestasikan peka terhadap kebutuhan reproduksi. Mereka juga membutuhkan penilaian daya tarik dibandingkan laki-laki. Dalam hal ini, laki-laki memiliki lebih banyak keringat dan bau lebih dibandingkan perempuan.”

(Visited 48 times, 1 visits today)