Langkah Untuk Mengendalikan Emosi Yang Tidak Diinginkan

0
3
emosi

Kemarahan, kekecewaan, dan kebencian tidak bisa dihapus ketika sedang emosi. Tetapi sebenarnya bisa dihindari dengan berbagai cara agar bisa kembali tenang.

Ambil beberapa langkah sederhana untuk menenangkan emosi Anda yang tinggi dan menenangkan kembali pikiran yang tidak tenang. Ketika momen telah berlalu, Anda akan bersyukur karena mampu mengatasi emosi Anda sendiri.

Emosi adalah bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Entah Anda tertawa karena sesuatu atau merasa frustrasi sekalipun. Kemampuan Anda untuk mengatur emosi tersebut, mempengaruhi cara Anda bersikap di depan orang-orang sekitar.

emosi

Jangan langsung bereaksi

Bereaksi terhadap pemicu emosional bisa menjadi kesalahan besar. Dijamin Anda akan mengatakan atau melakukan sesuatu yang nantinya akan Anda sesali. Sebelum menyanggah pemicunya dengan argumen emosional Anda, tarik napas dalam-dalam dan stabilkan diri Anda. Ketika Anda menjadi lebih tenang, tegaskan pada diri Anda bahwa ini hanya sementara.

Temukan orang yang tepat

Segera setelah Anda mengelola emosi, Anda harus melepaskannya dengan cara yang sehat. Telepon atau temui orang yang Anda percayai dan ceritakan kepada mereka apa yang terjadi. Mendengar pendapat dari orang lain akan memperluas kesadaran Anda. Lakukan aktivitas apa pun yang paling sesuai dengan Anda untuk membebaskan Anda dari sentimen yang terpendam.

Awas, Si Dia Bisa Kehilangan Mood Bercinta Jika Kamu Melakukan 5 Hal Ini!

Rubahlah pikiran Anda

Emosi mengikat kita pada pikiran negatif yang berulang sehingga menciptakan siklus pola negatif. Setiap kali Anda dihadapkan dengan emosi yang membuat Anda merasa atau berpikir sesuatu yang buruk, paksalah untuk keluar dari pikiran Anda dan gantilah dengan pikiran yang berbeda. Bayangkan dan pikirkan tentang seseorang yang membuat Anda bahagia atau mengingat suatu peristiwa yang membuat Anda bisa kembali tersenyum. Dengan mengubah pemikiran Anda, Anda mungkin tidak dapat mengubah situasi, tetapi setidaknya Anda dapat mengubah cara Anda mempercayai bahwa situasi tersebut dapat mempengaruhi Anda.

Maafkan segala pemicu emosi Anda

Pemicu emosional mungkin teman terbaik, anggota keluarga, diri Anda sendiri atau semua hal di atas. Anda mungkin merasakan gelombang kemarahan tiba-tiba ketika orang lain melakukan hal itu. Tetapi ketika Anda memaafkan, Anda telah melepaskan diri dari kebencian, kecemburuan atau kemarahan yang masih ada di dalam diri Anda. Ketika Anda mencoba untuk belajar memaafkan, Anda akan menemukan diri Anda telah melepaskan perasaan kasar yang melekat.

Ubah situasinya

Mungkin emosi yang Anda coba kurangi adalah kekecewaan. Anda selalu berharap segala hal yang sempurna untuk teman dan keluarga, tetapi selalu ada yang salah karena Anda telah menargetkan terlalu tinggi. Ubah situasi dengan menemukan sesuatu dalam jangkauan kemampuan Anda. Tarik nafas dalam-dalam dan mungkin tutup mata untuk menenangkan diri. Demikian pula, jika Anda tidak dapat berhenti serius atau sedih ketika orang lain sedang tertawa, paksakan diri Anda setidaknya untuk mengubah ekspresi wajah Anda jika memang bukan suasana hati Anda.

Mengetahui pemicu emosional Anda dapat membantu Anda menghindari masalah. Mampu mengubah pikiran dan reaksi Anda akan membangun kepercayaan diri sendiri untuk bisa mengatasinya. Dengan latihan, Anda akan dapat mengubah hal negatif menjadi hal positif, dan bahkan setiap kali merasakan emosional.

Selingkuh Emosi atau Seks! Mana yang Paling Berdampak Buruk?

Emosi negatif seperti amarah, iri hati atau kepahitan cenderung lepas kendali terutama setelah dipicu. Belakangan, jenis emosi ini bisa tumbuh seperti gulma, perlahan-lahan mengkondisikan pikiran dan perasaan untuk merusak dan mendominasi kehidupan sehari-hari. Pernah bertemu seseorang yang selalu marah atau bermusuhan? Mereka tidak dilahirkan seperti itu. Tetapi mereka membiarkan emosi-emosi tertentu mengalir di dalam diri mereka begitu lama sehingga perasaan mereka menjadi terlalu kuat.

Beberapa respon emosional tidak memerlukan regulasi khusus. Jika emosi sesuai dengan situasi dan membantu Anda merasa lebih baik, Anda tidak perlu khawatir tentang mengubah cara Anda menangani berbagai hal. Tertawa ketika orang lain pun tertawa adalah salah satu contoh reaksi tepat yang dapat membantu Anda merasa lebih baik. Anda bisa mengekspresikan rasa frustrasi dengan cara lain yang memungkinkan Anda melepaskan perasaan marah itu, atau sebagai gantinya cobalah mencari cara untuk menenangkan diri.

Menenangkan diri saat Anda frustrasi, tentu saja, mungkin lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Emosi dapat membebani hubungan Anda dengan orang sekitar, pekerjaan, dan bahkan kesehatan Anda.

(Visited 420 times, 1 visits today)