Payoneer Dukung UMKM dan Pengusaha di Indonesia dan Dunia

0
1
Payoneer

Hadirnya teknologi digital telah mengubah landscape bisnis, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Payoneer Dukung UMKM dan Pengusaha di Indonesia dan Dunia

Pekerja lepas, perusahaan startup, serta pengusaha online kini dapat bergabung ke dalam pasar global melalui e-commerceFinancial Technology atau juga dikenal dengan fintech secara khusus telah membuka banyak peluang bagi bisnis untuk berkembang secara global. Hadirnya fintech memberikan banyak kemudahan, antara lain transaksi lintas negara yang kini menjadi lebih cepat.

Payoneer yang berkantor pusat di New York, merupakan perusahaan penyedia layanan pembayaran berbasis digital dan sudah berada di Indonesia sejak tahun 2013, menghadirkan sarana pembayaran digital lintas negara yang cepat, fleksibel, dan aman untuk para profesional.

Kota Pekalongan Jadi Saksi Peluncuran Perdana Aplikasi Netzme

“Yang kami lakukan adalah memberdayakan para pengusaha, pekerja lepas profesional, serta usaha mikro, kecil, dan menengah untuk membawa bisnis mereka ke ranah global. Untuk itu, kami memproses pembayaran dalam 150 valuta asing pada lebih dari 200 negara dan wilayah,” ujar Miguel Warren, Head Regional untuk Payoneer Asia, Bangladesh, dan Pakistan.

Payoneer membantu bisnis dalam mengatasi hambatan terkait dengan pembayaran lintas negara dengan menawarkan nilai tukar mata uang asing yang lebih baik dan biaya transfer yang lebih rendah dibandingkan metode pembayaran tradisional. Perusahaan global yang melayani pembayaran business-to-business ini juga memfasilitasi transfer pembayaran yang cepat bagi para penggunanya, yaitu 2 jam waktu pemrosesan dibandingkan dengan metode konvensional yang memerlukan waktu 2 hingga 3 hari.

Di Indonesia sendiri, Payoneer mencatat peningkatan yang signifikan terkait jumlah pengguna dalam beberapa tahun terakhir, menyusul meningkatnya jumlah pekerja lepas dan pengusaha di Indonesia, sebagaimana dinyatakan oleh Badan Pusat Statistik Indonesia yang mencatat peningkatan 16% dari tahun lalu.

(Visited 258 times, 1 visits today)