5 Cara Maksimalkan Gaji untuk Investasi

0
0

Masa muda adalah masa bekerja, masa tua adalah masa menikmati hasil kerja dengan bahagia. Begitulah, kira-kira tujuan hidup ideal dari kebanyakan orang.

Saat usia Anda masih produktif, sebaiknya digunakan untuk bekerja keras. Selain dapat memperoleh keuntungan secara finansial. Kerja keras juga dapat memberikan pengalaman, dan tempaan hidup. Sehingga Anda lebih berani untuk menghadapi tantangan hidup.

Apakah Anda tahu, jika gaji ternyata tidak bisa menjamin kehidupan masa tua, yang mapan dan dapat hidup sejahtera. Tidak heran, jika banyak pegawai rela mengundurkan diri dari pekerjaannya. Malah lebih memilih untuk membuka usaha sendiri, agar dapat memperoleh masa tua yang baik.

Enam Cara Investasi Saham yang Aman dan Menguntungkan

Maka dari itu, Anda dapat memaksimalkan gaji Anda untuk melakukan investasi. Sayangnya, masih banyak orang yang enggan berinvestasi, karena untuk menabung saja susah. Banyak orang yang beranggapan, jika investasi itu membutuhkan modal yang tidak sedikit.

Lalu, bagaimana cara memaksimalkan gaji, untuk investasi yang baik. Berikut caranya :

  1. Membuat catatan keuangan

Untuk bisa memaksimalkan investasi Anda, Anda harus membuat catatan keuangan terlebih dahulu. Catatan tersebut bisa meliputi, biaya pemasukan dan pengeluaran Anda. Lalu, mulailah merinci setiap pengeluaran secara rutin. Hal yang bersifat wajib adalah, tagihan listrik, telepon, internet, kartu kredit, tv berlangganan, transportasi, konsumsi.

Selanjutnya, Anda harus menyusun anggaran dari setiap pengeluaran tersebut. Jika sudah dilakukan chek and rechek kembali, untuk melihat ada tidaknya pengeluaran yang bisa ditekan. Sehingga bisa Anda manfaatkan dana tersebut untuk investasi.

  1. Tentukan instrumen dan mulailah berinvestasi

Untuk memilih instrumen investasi, pastikan Anda sudah melakukan riset terlebih dahulu. Sehingga Anda dapat mengetahui keunggulan dan kelemahan, juga tingkat resikonya. Anda juga harus dapat memainkannya, sama saja bohong jika berinvestasi hanya mengandalkan insting dan spekulasi saja. Jadi Anda harus dapat membekali hal itu, dengan pengetahuan tentang instrumen investasi, yang akan Anda mainkan.

Jika Anda sudah memahami cara bermain surat berharga, Anda sudah dapat berinvestasi saham atau reksa dana. Sejak adanya perubahan satuan penjualan saham, dengan 1 lot yang awalnya berisi 500 lembar menjadi 100 lembar. Dengan begitu, investor dana terbatas pun bisa bermain saham.

Kamu Workaholic? Coba Manfaatkan 4 Hal ini Untuk Kehidupan Nyata….

Apabila instrumen saham dirasa cukup membingungkan, Anda bisa memilih instrumen lain untuk berinvestasi, misalnya emas dan properti yang memiliki nilai risiko kecil. 

  1. Manfaatkan bonus secara efektif

Perusahaan biasanya memberikan apresiasi pegawainya, dengan cara memberikan bonus tahunan. Jika perusahaan Anda demikian. tentu saja Anda dapat tambahan dana yang jumlahnya cukup lumayan. Sebagai suntikan dana untuk berinvestasi, Anda dapat melakukan bonus tahunan tersebut dengan diinvestasikan, maka potensi keuntungan yang akan diperoleh juga semakin besar.

  1. Kembangkan instrumen investasi

Kurangi resiko kerugian besar, dengan memainkan instrumen investasi yang berbeda-beda. Jangan tanamkan dana Anda, hanya untuk satu investasi saja. Apabila kinerja salah satu instrumen investasi loyo, Anda tidak akan menanggung kerugian yang besar. Karena masih ada, instrumen investasi lainnya yang dapat Anda mainkan.

  1. Belajar investasi dengan ilmu pengetahuan

Belajar menjadi investor memang gampang-gampang susah. Namun tidak ada salahnya jika Anda mencoba. Seiring dengan berjalannya waktu, Anda akan menjadi lebih berpengalaman dalam berinvestasi. Tidak hanya itu, Anda akan lebih jeli dalam memilih instrumen yang menguntungkan, dengan kerugian yang dapat diminimalkan.

(Visited 76 times, 1 visits today)