Waspada, Rasa Cemas Berlebih Bisa Timbulkan 5 Penyakit Berbahaya Berikut Ini!

0
1

Pastinya setiap orang pernah dilanda rasa cemas. Seperti serangan panik ataupun karena fobia dengan hal tertentu. Namun apa jadinya bila rasa cemas kadarnya menjadi berlebihan?

 

Setiap orang pernah merasakan kecemasan, baik itu karena masalah kantor yang belum juga teratasi, problem keuangan, persoalan rumah tangga dan sebagainya. Meskipun lumrah dialami oleh siapapun, rasa cemas itu tidak boleh dibiarkan terus menerus menghantuimu karena bisa memicu beragam penyakit yang berbahaya, seperti berikut ini..

Ternyata Ini Alasan Ilmiah Kenapa Orang Bisa Sakit saat Cuaca Tak Menentu!

1. Sering Sakit Kepala

Sebagaimana dilansir Boldsky, orang yang sering mengalami stres punya korteks prefrontal lebih kecil ketimbang mereka yang tak mengalaminya. Korteks prefrontal merupakan wilayah otak yang bertugas mengontrol emosi.

2. Mudah Sakit

Tingkat imunitas bisa menurun jika kita sering banget merasa cemas secara berlebihan. Jika dibiarkan terus, tubuh rentan sejumlah jenis penyakit. Pilek jadi salah satunya. Jadi jangan pernah anggap tubuh pas sedang flu! Bisa jadi itu petanda kita lagi stres…

Ini Bagian Untuk Area Tato yang Bisa Terkena Infeksi

3. Gairah Menurun

Tingkat kecemasan yang tinggi juga bisa berdampak buruk ke kehidupan seksual. Hal tersebut dapat berakibat pada menurunnya tingkat kesuburan dan membuat Anda kehilangan gairah untuk berhubungan seks.

4. Penuaan Dini

Jika tak ingin cepat tua, hindarilah cemas secara berlebihan. Ada studi yang menjelaskan, rasa cemas berlebih berpotensi besar menyebabkan sel-sel tubuh menua lebih cepat yang pada akhirnya membuat rambut beruban, penglihatan melemah, hingga kulit keriput.

Peraturan Baru Facebook Larang Penggunanya Posting Posisi Seks

5. Terkena Sakit Jantung

Ini bukan makan hati. Tapi beneran bisa kena serangan jantung, loh! Pastinya nih, kata sejumlah riset, terlalu sering merasa cemas akan berdampak buruk bagi kesehatan jantung. Kata peneliti, cemas berlebihan bisa meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 30 persen.

 

(Visited 304 times, 1 visits today)