Duh, Merk Lingerie Ini Biarkan Ujung Belahan Rembulan Kembar Kelihatan!

0
5

Dan, karena itu iklan merk lingerie ini dilarang tak bisa ditampilkan di semua bentuk media publikasi. Seberapa parah bentuknya?

 

Ya, baru-baru ini ada merk lingerie alias pakaian dalam wanita asal Aussie dengan iklan mereka dilarang eksis di tempat-tempat umum. Itu terjadi karena komplen banyak orang karena materi iklannya yang terbilang ‘parah’. Apa itu? Menunjukkan ujung rembulan kembar alias puting buah dada! Owala …

Merk lingerie Honey Birdette yang dikreasi Eloise Monaghan memang sudah menghadapi komplen-komplen tersebut selama bertahun-tahun. Itu bikin Eloise sendiri jadi frustrasi. “Apakah orang-orang berdiri terus di depan kaca (etalase) untuk lihat ujung buah dadanya?” curhat Eloise ke situs News Australia.

Salah satu tampilan toko lingerie yang memampang iklan heboh tersebut

 

Serunya nih, Eloise menyalahkan kaum nasrani fundamentalis karena kontroversi tersebut. Eloise bercerita kalau kaum tersebut sampai berkemah di luar tokonya untuk memprotes iklan tersebut. Dan Eloise menolak untuk menurunkan iklannya.

Lalu apa alasan Eloise tetap bertahan?

Aduh, Gegara Foto Pakai Lingerie Model Seksi Ini Terancam Mendekam di Bui!

Katanya nih, ia tak peduli dengan pemikiran pandangan dari grup-grup tersebut karena kami (wanita era sekarang) adalah wanita kuat. Mereka yang memprotes keberadaan iklan tersebut juga memprotes Collective Shout, situs yang melawan sikap obyektifitas dan seksualitas wanita.

Lalu apa kata publik tentang hal tersebut?

“Saya berjalan menuju ke arah (toko Honey Birdette), dan mata saya langsung melihat iklan lingerie putih mereka dalam ukuran poster besar, kelihatan banget ujung buah dada dengan sangat jelas. Saya pun langsung berpikir ini benar-benar tak pantas ditunjukkan di pusat perbelanjaan. Saya sih mengerti kalau iklan mereka tersebut tak bisa muncul di jam prime time televisi, tapi bagaimana kalau anak saya yang masih kecil melihatnya pas sedang ingin beli sepatu sekolah?” ujar salah satu ibu yang merasa ‘ngeri’ dengan iklan tersebut.

Kampanye protes ke iklan anti-ujung belahan rembulan kembar akhirnya menang – meski untuk sementara. Toh, iklan-iklan tersebut tetap ‘berserakkan’ di akun-akun media sosial.

Duh!

 

(Visited 9,384 times, 1 visits today)