Benarkah Nonton Film Horor Buruk Buat Kesehatan Tubuh?

0
0

Film horor kebanyakan ditonton untuk seru-seruan dan ya, modus pas kencan. Hmmm… Fakta lainnya: nonton film horor buruk buat kesehatan?

 

Ya, menurut para ahli, film horor (masuk di dalamnya film thriller) bisa datangkan efek yang buruk untuk kesehatan.

Kok bisa? Padahal bukannya bikin diri jadi bergairah karena adrenalin naik?

Nah, ternyata ada bukti ilmiahnya nih.

Para periset dari Leiden University, Belanda, menemukan fakta adanya hubungan antara nonton film horor dengan thrombosis (pembekuan aliran darah) pada tubuh.

Ini mereka lakukan dengan membandingkan tingkat Faktor VIII, protein pembekuan darah. Dalam studi mereka, 24 partisipan berusia dibawah 30 diminta menonton film dokumenter edukasi tentang sampanye dan sebuah film horor. Kedua film tersebut ditonton dalam rentang minggu berbeda. Seminggu.

Hasilnya?

 

Bagaimana efek film horor ke kaum hawa?

 

 

Seberapa Seram 7 Film Horor Boneka Ini Jadi Tontonan Kencan?

 

Tingkat Faktor VIII naik jauh tinggi saat partisipan nonton film horor, dan lebih rendah pas nonton film dokumenter. Dari situ Dr Banne Nemeth yang mengerjakan riset tersebut bilang, kenaikan tersebut bisa signifikan secara klinis.

“Tiap kenaikan 10 IU/dL dalam konteks Faktor VIII diasosiasikan sama dengan kenaikan 17 persen risiko thrombosis terluka,” jelas Dr Banne ke Telegraph.

 

Efek film horor secara psikologis

Aslinya kebanyakan orang yang nonton film horor akan merasakan pengalaman ‘berantem dan mengawang’, kondisi dimana tubuh secara fisik dipersiapkan untuk hadapi situasi stres. Adrenalin dan kortisol naik, dan efek samping pada fisik berupa telapak tangan keringatan dan naiknya degup jantung dan tarikan nafas kecil.

 

7 Karakter Horor Antagonis Ini Punya Style Asyik!

 

Untuk itu, Meredith Fuller, psikolog, menjelaskan,”Itu tak ada bedanya dengan kondisi pas Anda terluka. Untuk sembuh, perlu berjalan atau lakukan aktifitas olahraga atau aktifitas lainnya untuk membuangnya. Jika tidak, luka tersebut akan tertanam dalam sistem tubuh dan bikin stres, khawatir dan marah. Itu memengaruhi kualitas tidur Anda.”

Oh, pantas. Sehabis nonton film horor mereka yang sensitif biasanya sulit tidur.

Eh, ‘mereka yang sensitif’?

 

Efek film horor ke mereka yang sensitif

Benar. Tiap orang punya perbedaan kepribadian. Mereka yang punya OCD (Obsessive Compulsive Disorder) bisa jadi orang yang paling mudah kena efek film horor. “Karena mereka cenderung gelisah jika dengar suara berisik dan segala sesuatu yang menurut mereka ganggu,” jelas Meredith.

Kalau dalam prakteknya, Meredith menemukan para pria cenderung terpengaruh efek film horor pas mereka jadi adiktif. Makin seram film yang mereka tonton, mereka malah makin nggak sensitif – karena mereka melompati perasaan diri dan realita. Kalau ke kaum hawa, justru faktor ketakutan yang paling memengaruhi mereka.

 

Cewek-Cewek Film Horor Ini Bikin Gemes-mes-mes!

 

Efek film horor ke pria, bagaimana?

 

Ini dialami Kathy, usia 33, yang akhirnya berhenti nonton film horor di usia 20-an. “Kelar nonton horor, aku selalu merasa berada di lokasi-lokasi film horor tersebut. itu nggak menenangkan.”

Lantas, bagaimana pulih dari rasa takut kelar nonton film horor?

Studi University of Maryland menemukan fakta kondisi pas seseorang tertawa bisa memperlancar aliran darah. Well, pastinya nonton film komedi nih!

 

Tentu saja, nonton film horor seru tapi jika memang Anda lemah – jangan pernah coba-coba menontonnya meski dengan alasan yang masuk akal sekalipun. Nonton film horor yang lain aja… Horor di ranjang, misalnya. Eits!      

(Visited 144 times, 1 visits today)