Waspada! 5 Penyakit Ini Kerap Mewabah Di Musim Kemarau…

0
3
musim kemarau

Saat musim kemarau yang panas seperti sekarang ini, daya tahan tubuh cenderung menurun. Waspada! 5 Penyakit Ini Kerap Mewabah Di Musim Kemarau…

Saat ini beberapa wilayah di Indonesia secara bertahap tengah memasuki musim kemarau. Ketika musim kemarau berlangsung, udara terasa menjadi lebih panas, lebih kering, dan lebih berdebu. Kondisi lingkungan seperti ini turut mengundang munculnya berbagai penyakit musim kemarau.

Setidaknya ada 5 penyakit yang perlu diwaspadai saat musim kemarau, yaitu:

1. Flu Singapura

Menurunnya daya tahan tubuh juga membuat Flu Singapura atau dalam ilmu kedokteran dikenal dengan Hand Foot and Mouth Disease (HFMD) marak di masyarakat, khususnya pada anak-anak. Penyakit ini menyerupai flu yang disertai dengan terbentuknya lesi vesikular (bintil berisi cairan) di sekitar tangan, kaki, dan mulut.

5 Style ke Pernikahan di Musim Panas

Gejala awal dari flu Singapura sama seperti flu pada umumnya seperti demam, sakit tenggorokan, pilek, sakit sepala, nyeri sendi, hilang nafsu makan, peradangan pada saluran nafas atas. Flu Singapura ini tidaklah berbahaya dan ganas, bahkan penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya bila daya tahan tubuh si pederita membaik.

2. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

Debu-debu yang bertebaran di udara berpotensi mengakibatkan iritasi pada saluran pernapasan, sehingga Anda berisiko mengalami ISPA. Selain itu, udara yang cenderung panas dan terik saat musim kemarau dapat membuat seseorang cenderung mengonsumsi minuman yang dingin. Ini juga dapat meningkatkan risiko terjadinya ISPA, dengan gejala antara lain demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, suara serak, dan sebagainya.

3. Sakit Mata

Udara yang kering dan tidak sehat, debu dan asap yang beterbangan juga membuat orang lebih mudah mengalami sakit mata di musim kemarau. Menggunakan kacamata bisa menjadi salah satu cara pencegahan sakit mata. Pengobatan yang diberikan tergantung dari penyebab infeksinya, perawatan yang diberikan biasanya meliputi kompres, obat tetes mata, salep atau antibiotik.

4. Diare

Air bersih yang terbatas membuat lingkungan menjadi relatif lebih kotor dan masyarakat membatasi penggunaan air bersih. Kondisi lingkungan yang kotor ini akan membuat lalat menjadi lebih banyak, sehingga membuat makanan dan minuman menjadi mudah tercemar. Apabila kondisi ini terjadi maka angka kejadian diare akan meningkat.

Masuk Musim Pancaroba nih Guys! Coba Biasakan Konsumsi Makanan ini

5. Heatstroke

Heatstroke (sengatan panas) adalah kondisi darurat ketika tubuh mengalami peningkatan suhu tubuh secara drastis dalam waktu cepat, dan Anda tidak sempat mendinginkan tubuh. Heatstroke biasanya terjadi saat seseorang merasa kepanasan akibat paparan suhu panas dari sengatan sinar matahari di luar batas toleransi tubuh dalam jangka waktu lama. Suhu bisa meningkat tajam hingga mencapai 40 derajat Celcius.

Selain peningkatan suhu yang tinggi, gejala heatstroke meliputi penurunan kesadaran, kejang, sakit kepala, bicara cadel, mual, muntah, kulit memerah, napas cepat, denyut jantung cepat, serta kulit teraba panas dan kering.

Jadi, waspada ya POPle. Terus jaga kesehatan kalaian yah…

(Visited 213 times, 1 visits today)