Benarkah Konsumsi Alkohol Bisa Pecahkan Pembuluh Darah Otak?

0
11

Kabarnya, pembuluh darah di otak bisa pecah gara-gara konsumsi alkohol

 

Ada kabar buruk bagi Anda pencinta minuman beralkohol. Kabarnya, kebiasaan tenggak minuman tersebut punya dampak mengerikan bagi kesehatan tubuh.

Periset bilang, konsumsi alkohol dalam batas rendah hingga sedang menguntungkan bagi jantung dan sistem peredaran darah. Tapi, jika sudah dalam batas tak wajar, risiko terserang penyakit strok pun bakal meningkat.

Ilmuwan di Institut Nasional Penyalahgunaan Alkohol dan Alkoholisme menjelaskan, minum moderat bisa turunkan risiko beberapa penyakit, seperti jantung, strok iskemik, dan diabetes.

FYI, yang masuk dalam kategori peminum moderat adalah wanita yang konsumsi alkohol satu gelas perhari dan pria yang minum dua gelas alkohol perhari.

 

Alkohol punya dampak buruk bagi otak
Alkohol punya dampak buruk bagi otak

 

Kendati demikian, tenggak alkohol dalam jumlah banyak masih sangat berbahaya bagi kesehatan. Di Amerika sana, jumlah orang yang meninggal karena alkohol cukup tinggi tiap tahunnya. Hal itu bikin alkohol menempati peringkat empat sebagai penyebab kematian di negara tersebut.

Selama ini, banyak yang percaya alkohol bisa menyerang organ hati. Padahal tak hanya sampai di situ. Minuman tersebut juga bisa memicu strok. Demikian kata periset di Karolinska Institute, Swedia, dan University of Cambridge, Inggris, beberapa waktu lalu.

 

Pendarahan di otak

Dalam proses penelitiannya, ilmuwan memfokuskan keterkaitan alkohol dengan beberapa jenis strok. Setelah diteliti, hasil menyebutkan, konsumsi alkohol dalam tingkat tinggi berpotensi besar sebabkan strok hemoragik, pendarahan di otak akibat pecahnya pembuluh darah.

Awas, Kebiasaan Tenggak Alkohol Turunkan Kualitas Sperma!

 

“Kesimpulan kami, konsumsi alkohol bisa memicu terjadinya pendarahan intra-serebral dan subarachnoid. Kedua kondisi itu tipe penyakit dari strok hemoragik,” terang penulis utama studi, Dr. Susanna Larsson.

Sebagaimana dilansir Medical News Today, pendarahan intra-serebral adalah pendarahan yang terjadi di dalam otak. Sementara subarachnoid sendiri adalah pedarahan di antara otak dan tulang tengkorak.

Lantas, bagaimana jika konsumsi alkohol dalam batas wajar?

Manfaat sehat tentu bisa didapat. Beberapa di antaranya sebut saja berisiko lebih rendah terserang demensia, longgarkan penyumbatan pembulu darah, hapus plak, hingga mampu hangatkan tubuh kala cuaca dingin.

Masih berani minum alkohol banyak-banyak?

(Visited 511 times, 1 visits today)