Sikat, 5 Cara Efektif Kendalikan Emosi Ini!

0
3
mengendalikan emosi

Kendalikan emosi? Ya, emosi bisa datang kapan saja. Lalu, adakah cara untuk menahan emosi? 

 

Pasti pernah alami kondisi  dimana sedang berkendara, tiba-tiba disalip pengendara lain. Beberapa nama hewan dan sumpah serapah pun keluar dari mulut. Duh!

Kalau pernah alami kondisi tersebut, Anda pastinya termasuk orang yang susah mengendalikan emosi. Atau merasakan dampak negatif emosi tersebut seperti stres, tekanan darah tinggi, serangan jantung, gangguan tidur.

Nah, sebelum emosi meluap, simak jurus-jurus kendalikan emosi ini.

 

1. Tenangkan Diri

Dari perspektif manajemen marah, marah bisa dilihat sebagai siklus agresi (aggression cycle) yang terdiri dari eskalasi, eksplosi, dan pasca-eksplosi.

Dengan pikiran tenang, kita bisa berpikir logis dan mencari solusi. Nah, cara untuk menenangkan diri bisa dimulai dengan tarik nafas dalam-dalam dan lakukan berulang kali. Alihkan perhatian ke hal-hal yang indah.

 

2. Berempati

Pemicu marah terkadang hal sepele. Untuk hindari yang sepele jadi besar, berempatilah. Empati adalah keadaan mental yang membuat kita bisa rasakan keadaan atau pikiran orang lain.

Mungkin pengendara yang nyalip sedang buru-buru karena istrinya mau melahirkan. Dengan berempati, kita tak perlu keluarkan sumpah-serapah dan nama hewan (yang belum tentu tahu nama kita).

 

Ini 5 Cara Simpel Redam Pertengkaran Sengit Pasangan

 

3. Mengingat Dampak Buruk Yang Bisa Terjadi

Emosi yang meluap-luap biasanya bikin diri gelap mata. Jika sudah demikian, pasti akan memukul, berteriak, memaki, atau merusak barang-barang yang ada. Nah, untuk menghindari keadaan ini, ingatlah dampak negatif yang akan terjadi jika kita tak bisa melawan emosi.

 

4. Memaafkan dan Melupakan

Apakah Anda sering mengungkit-ungkit masalah lama sehingga emosi meluap lagi? Mulai sekarang, maafkan mereka yang telah memberi masalah (misalnya: menyakiti, membohongi, merendahkan, atau menjelekkan). Pokoknya lupakan saja …

 

5. Berolahraga

Berolahraga seperti berjalan kaki, bermain sepakbola, lari, atau berenang bisa jadi kegiatan positif alihkan emosi. Apapun jenisnya, olahraga bisa menstimulasi zat-zat kimia dalam otak yang bikin diri jadi lebih relaks dan bahagia. Olahraga juga menguras energi secara positif sehingga melenturkan ketegangan syaraf.

 

Pastinya mengendalikan emosi itu perlu waktu dan latihan. Cobalah terus-menerus, POPle!

 

 

 

(Visited 201 times, 1 visits today)