Hindari Hal yang Tak Diinginkan, Inilah Tips Aman Naik Transportasi Online!

0
2
transportasi online

Yuk jaga diri dari kejahatan yang terjadi di transportasi online. Hindari Hal yang Tak Diinginkan, Inilah Tips Aman Naik Transportasi Online!

Naik transportasi online memang bisa lebih hemat dan untung, karena selain tarifnya bisa lebih murah, ada program promo yang diberikan platform tersebut ke penumpang. Namun jangan lantas tidak peduli soal keselamatan ya.

Secara legal, penumpang taksi online tetap mendapat perlindungan hukum dari UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen apabila terjadi suatu kerugian, seperti kecelakaan atau kejahatan. Tapi bukan berarti Anda lantas pasrah dengan keadaan.

Kewaspadaan itu penting untuk kita semua, terutama sebagai penumpang taksi online. Nah, berikut tips aman naik transportasi online:

1. Pastikan Plat Nomor Kendaraan sama dengan yang ada di Aplikasi

Apabila plat nomor mobil yang menjemput Anda berbeda dengan yang tertera di aplikasi, Anda harus lebih waspada. Terlebih lagi jika wajah si pengemudi juga beda. Jika dari awal Anda sudah ragu, batalkan saja demi keamanan. Karena jika terjadi tindak kejahatan, Anda tidak akan bisa komplain ke pihak penyedia transportasi, karena dianggap di luar tanggung jawab perusahaan taksi online tersebut.

Aih, Supir Cantik Taksi Online Ini Bikin Penumpang Tak Mau Turun!

2. Screenshot Foto dan Data-data Pengemudi lalu Kirim ke Orang Terdekat

Setelah naik ke dalam mobil atau ojek, jangan lupa untuk memberikan informasi identitas pengemudi dan plat nomor mobil ke orang terdekat. Screenshot saja halaman order di aplikasi Anda dan kirim ke rekan Anda. Hal ini harus dilakukan karena hanya orang terdekat yang bisa membantu Anda saat itu. Jika Anda mencurigai gerak-gerik supir, segera share location juga guna memudahkan pencarian lokasi. Usahakan untuk selalu menggenggam ponsel ketika menjadi penumpang.

 

3. Hindari Naik Transportasi Online Seorang diri saat Tengah Malam

Ketika harus pulang larut malam atau dini hari, lebih baik Anda menggunakan taksi konvensional yang sudah terpercaya. Taksi konvensional punya badan hukum yang jelas, dan ada layanan contact center di mana Anda bisa menyampaikan keluhan secara langsung. Saat menumpang di taksi konvensional, tetaplah waspada. Catat nomor lambung dan nama pengemudi. Cocokkan wajah pengemudi dengan fotonya. Apabila berbeda, bisa jadi ia adalah supir tembak. Kamu harus berhati-hati karena mayoritas kejahatan terhadap penumpang taksi dilakukan oleh supir tembak.

4. Bawa Alat Pertahanan yang Legal

Tak banyak dari kita menguasai seni beladiri pastinya. Di sisi lain, membawa senjata api, tumpul, atau senjata tajam jelas melanggar Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951. Anda bisa dipenjara. Bawalah semprotan merica (pepper spray) untuk berjaga-jaga. Semprotan merica tidak tergolong sebagai senjata api, tumpul (pemukul), maupun senjata tajam. Semprotan ini berisi zat kimia dan ekstrak cabai atau merica yang digunakan untuk melumpuhkan pelaku secara sementara.

Sopir Taksi Cantik Ini Ternyata Seorang Model Panas

5. Tetap Terjaga dan Jangan Tertidur

Saat menumpang transportasi online, usahakan untuk tidak tertidur di dalam mobil. Anda harus memastikan rute perjalanan Anda benar sampai tiba di tujuan. Apabila Anda tertidur, ada peluang kejahatan yang berpotensi dilakukan oleh supir. Hal ini juga bertujuan agar si supir tidak melenceng dari rute yang tercantum atau yang Anda ketahui.

Patut diingat bahwa tidak semua driver taksi online itu jahat. Tapi Anda harus mempersempit peluang kejahatan yang bisa menimpa di mana pun Anda berada.

 

(Visited 55 times, 1 visits today)