Cara Membersihkan Mr P Dengan Benar (Part 1)

0
21
Sebelum Mencukur Rambut Halus di Area Mr P, Perhatikan 5 Hal Ini!

Sebagai organ vital, Mr P memang harus selalu dijaga kebersihannya. Karena tidak hanya menguntungkan pria, namun juga pasangannya. Kurang bersihnya Mr P dapat memicu resiko kesehatan yang serius.

Dr. Oka Negara, pengajar di bagian Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana akan menanggapi cerita nyata salah satu ‘pasien’ seputar kebersihan kelamin.

Ilustrasi Kasus

“Ada pesan yang masuk ke telepon selular Dr. Oka di suatu pagi. Isinya adalah, “Dok, belakangan ini saya khawatir dengan ukuran dan kebersihan Mr P saya. Karena sering gatal dan keluar kotoran-kotoran berwarna putih. Saya tidak pernah berhubungan seksual selain dengan pacar saya, dan pacar saya selama ini juga tidak ada keluhan keputihan dan sejenisnya. Kebetulan saya tidak disunat, apakah keluhan saya itu berbahaya? Mohon dijawab dok. Terima kasih.”

Pesan itu diterima Dr. Oka tanpa ada nama pengirimnya. Dalam sehari, bisa ada belasan pesan singkat serupa yang diterima. Merasa bertanggung jawab, Dr. Oka berpendapat bahwa ia harus menyempatkan diri untuk menjawabnya.

Jika melihat isi pesan tersebut, bisa ditebak keluhan disebabkan oleh Mr P yang tidak disunat. Karena mungkin saja ia memiliki kebiasaan jarang membersihkan kulup atau kulit yang menutupi kepala Mr. P.

Sehingga kotoran-kotoran putih atau yang disebut smegma juga akan bertumpuk-tumpuk di bagian leher Mr P, tepatnya pada bagian lipatan dalam kulup. Hal seperti ini jelas mengundang resiko infeksi, kemungkinan pemicu kanker penis di masa mendatang, dan tentu saja sangat tidak menyenangkan untuk pasangan seksualnya.

Wow, Katanya Likuid Ini Bisa Bikin Area Mr. P Segar Jika Dioles-Oles!

Membersihkan Mr P

Kadang memang ada beberapa pria yang bingung, bagaimana sebenarnya dan cara yang paling baik untuk membersihkan Mr P. Padahal bisa dibilang, bahwa sebenarnya proses pembersihan Mr P sangat mudah. Salah satu cara paling mudah adalah membasuhnya dengan air hangat atau air bersih setiap hari saat mandi.

Bagi pria yang tidak disunat, Anda hanya tinggal menarik kulit yang menutup kepala Mr P dengan lembut dan cuci bagian bawahnya dengan bersih, itu saja sudah cukup. Jika tidak melakukannya, atau tidak membersihkannya dengan benar, maka akan mulai terlihat ada kotoran yang menumpuk, atau disebut juga dengan smegma.

Apakah Si Dia Termasuk Wanita Hyper Sex? Yuk Cari Tahu Ciri-Cirinya!

Smegma sebenarnya adalah pelumas alami yang membuat Mr P menjadi Smegma dapat ditemukan di kepala Mr P dan di bawah kulup. Smegma yang menumpuk dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri. Hal tersebut dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan dan terjadi pembengkakkan, serta sering juga menyebabkan gatal-gatal.

Jangan terlalu sering dan berlama-lama mencuci Mr P dengan sabun, karena justru dapat menyebabkan iritas Jika sudah terjadi iritasi, maka timbul rasa nyeri yang berkepanjangan. Pilihlah sabun yang lembut atau tidak beraroma untuk mengurangi resiko iritasi kulit. Hindari pula penggunaan bedak dan deodoran pada Mr P.

Bagi pria yang disunat, itu berarti kepala Mr P tidak lagi terlindung dari debu, keringat dan segala macam iritasi. Oleh sebab itu, pembersihan dengan cara mencuci pun tetap wajib dan harus rutin dilakukan.

Ingatlah untuk tidak pernah lupa membersihkan dan merapikan rambut pubis atau rambut yang tumbuh di sekeliling alat kelamin. Potong secukupnya dan jangan dibiarkan tumbuh dengan tidak teratur atau terlalu lebat. Karena dapat menimbulkan lembab dan menjadi tempat tumbuhnya jamur.

Bersihkan juga bagian pangkal Mr P dan bagian testis atau buah pelir. Jika bagian ini tidak dibersihkan, keringat dan rambut kemaluan dapat menyatu sehingga menimbulkan bau tak sedap, seperti halnya bau menyengat pada ketiak. Pastikan pula area antara pangkal testis dan anus selalu bersih dan bebas dari bau.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan kebersihan pada pakaian dalam. Sering-seringlah mengganti pakaian dalam, minimal sehari dua kali setelah mandi untuk menghindari jamur dan bakteri yang berasal dari pakaian dalam yang melekat pada Mr P. Serta tak lupa untuk selalu menjaga perilaku seksual Anda. Janganlah berganti pasangan seksual dan tetaplah saling setia pada pasangan Anda.

(Visited 3,249 times, 1 visits today)