5 Alasan Kenapa Kita Butuh Disentuh Tiap Hari (Pt II)

0
3

Disentuh tiap hari? Ada yang nggak mau disentuh tiap hari? Pentingkah tubuh disentuh setiap hari? Hanya iseng sajakah pas nyentuh tubuh tiap hari?

 

Apa yang paling sering kita lakukan tiap hari?

Jelas, kita lebih sering melihat dan mendengar apapun yang ada di sekitar. Justru kita jarang untuk menyentuh atau disentuh tiap hari!

Well, selain memang menyentuh orang itu jelas enak – tapi jadi berabe pas lakukannya. Salah sentuh bisa didamprat habis-habisan. Entah itu gebetan orang atau bukan memang yang paling aman itu ya nyentuh benda mati. Jiaaa!

Di lain sisi, menyentuh atau disentuh itu penting.

Setidaknya itu hasil studi Psikolog Harry Harlow, yang mengadakan studi tentang sentuhan pada bayi monyet. Eh, kok bayi monyet?

Karena kalau adakan sampel sentuh-menyentuh antara manusia bisa terjadi damprat-mendamprat kali, ya! Hahaha!

Kembali ke bayi monyet, ditemukan fakta kalau ternyata bayi monyet benar-benar membutuhkan baik itu makanan dan sentuhan dari ibunya untuk bertahan hidup. Itu yang didapat Harlow.

Bagaimana dengan manusia?

Setelah poin ‘Agar Bisa Terhubung dengan Orang Lain’, ‘Untuk Menerima & Memberi Rasa Positif’, ‘Untuk Dapatkan Apa yang Diinginkan’, sekarang lanjut dengan poin penghabisan ini:

 

4

KARENA HARUS BERKOMUNIKASI

Ya, manusia adalah makhluk sosial dan karena itu jadi poin alami kalau kita butuh komunikasi satu sama lain. Entah itu ngobrol dan sekadar ber-say hi saja dengan sesama.

Bersentuhan jadi hal yang biasa begitu kita bertemu orang lain. Taruhlah kita jomblo alias singel, pas bertemu orang lain entah itu teman atau kerabat, kita pastinya berjabatan tangan, atau mungkin hanya sekadar menepuk pundak.

Yang bukan jomblo (belum ‘jones’)?

Disentuh pasangan itu …

 

Sudah pasti pas bertemu, hmmm … bisa jadi berpelukan, merangkul pundak atau langsung menggandeng tangan! Dan tanpa itu rasanya kurang. Ya, kan? Hahaha…

 

5

KARENA UNTUK SEMBUHKAN LUKA

Bohong kalau kita tak pernah terluka. Entah itu luka beset secara fisik di kulit dan pastinya luka di hati karena dikecewakan teman, kerabat dan tentu, pasangan. Maklum saja, makin dekat dengan seseorang makin mudah kita terluka. Apalagi kalau bukan ekspektasi berlebihan yang tak dibatasi.

Sentuhan atau menyentuh jadi terapi yang sangat berguna untuk menghadapi semua ‘bentuk luka’ tersebut.

Buktinya?

4 Spot Vital Si Dia Ini Jangan Disentuh Kecuali Jika Disuruh

Ada teknik mengurut alias massage dan ya, kiropraktik atawa chiropractic. Kesemuanya ini jadi tipikal terapi yang membutuhkan adanya sentuhan pada tubuh, untuk menyembuhkan tubuh dan tentu untuk membersihkan pikiran. Demikian lansiran Power of Positivity.

 

Siap disentuh?

 

 

 

 

 

 

berbagai sumber

(Visited 1,072 times, 1 visits today)