Hubungan Sosial Buruk Menambah Berat Badan?

0
3

Siapa sangka kalau pertemanan yang tak tepat menambah lingkar perut

 

Kita semua tahu mana teman yang baik akan selalu ada saat dibutuhkan. Kita semua tahu juga kalau diri ini dikelilingi teman opurtunis, teman yang suka menghakimi dan mereka yang suka menyalahkan begitu saja.

Percaya atau tidak, hubungan pertemanan buruk bisa memengaruhi kesabaran dan kesehatan mental Anda!

Itu yang didapat dari studi terbaru, dimana 3,000 orang diparuh usia 30-an dan 40-an menemukan kalau hidup mereka dibebani hubungan yang negatif dan itu bikin perut mereka lebih tambun dibanding mereka yang punya banyak hubungan positif.

Negatif disini dalam artian ‘apakah 3000 sukarelawan tadi sering menerima perlakuan tak adil, dikritik atau dikecewakan oleh teman-teman mereka atau oleh keluarga mereka.’

Cukup seru membahas hal seperti ini, bukan?

Apalagi kita hidup di tengah-tengah lingkaran pergaulan yang makin lama makin terasa menyempit karena hadirnya teknologi via ponsel pintar (ponpin), yang memungkinkan diri untuk menambah jumlah pertemanan dari berbagai lapisan dan kalangan tanpa bisa dibendung lagi.

Studi sebelumnya sendiri membuka tabir hubungan antara buruknya hubungan sosial dengan obesitas. Hubungan pribadi bisa menjadi dingin karena seseorang bertubuh tambun, bukan sebaliknya.

Demikian fakta dari Kiarri Kershaw, Ph.D., dari Northwestern University.

 

Lingkar Pinggang Tambah

Fakta tersebut dikemukakan American Journal of Epidemiology. Para periset juga melaporkan, sementara banyak orang bertambah berat badannya seiring usia, lingkar pinggang mereka yang terkena stres karena hubungan pribadi pun makin membengkak.

Wah, Media Sosial Diklaim Jadi Tempat Gencar Berselingkuh!

 

Tentu saja itu buruk untuk kesehatan jantung dan mengundang diabetes datang!

Sebaliknya, sama halnya hubungan buruk memengaruhi berat badan, hubungan yang sehat juga membuat badan tetap langsing. “Hubungan yang suportif antar teman dan pribadi terdekat bisa membakar stres dan membuat Anda jauh-jauh dari pola makan membabi-buta,” kata Kiarri, dari lansiran situs gaya hidup pria, Men’s Health.

Nah, sekarang kembali pada diri sendiri, apakah Anda tetap berkutat dengan hubungan negatif atau merangkak keluar dan membuat segalanya positif. Up to you

(Visited 151 times, 1 visits today)