Beberapa Kematian Yang Tidak Terlupakan Dalam Game of Thrones

0
3
Hah, Serial Game of Thrones Ada yang Bikin Versi Parodi Film Esek-Eseknya!

Seiring dengan semakin dekatnya waktu perilisan musim terakhir dari serial Game of Thrones. Banyak penggemar yang menonton ulang serial tersebut untuk mengingat kembali berbagai kejadian yang mungkin terlupakan.

Salah satu contohnya adalah berbagai kematian mengerikan yang mewarnai jalannya kisah ini.

Menjelang musim terakhirnya yang akan tayang pada (14/04) nanti, tak ada salahnya jika kita mencoba mengingat kembali beberapa kematian tak terlupakan dalam serial Game of Thrones ini.

Berikut adalah beberapa kematian yang tak terlupakan sepanjang musim pertama hingga musim terakhir serial Game of Thrones.

Teka – Teki Munculnya Super Hero Godam di Teaser Film Gundala

1. Eddard Stark (Season 1 Episode 9)

Lord Eddard Stark, dikenal juga sebagai Ned Stark, merupakan raja dari House Stark, Lord of Winterfell, Lord Paramount dan Warden of the North, dan kemudian Hand of the King Robert I Baratheon.

Dia adalah kakak laki-laki dari Benjen Stark dan Lyanna Stark, serta adik laki-laki dari Brandon Stark. Dia juga merupakan ayah dari Robb, Sansa, Arya, Bran, dan Rickon Stark dari pernikahannya dengan Catelyn Tully. Ned Stark juga merupakan paman dari Jon Snow yang kemudian ia besarkan sebagai anak haramnya.

Eksekusi Ned Stark merupakan salah satu peristiwa penting yang disebabkan oleh kematian Robert Baratheon. Eksekusi itu membuka jalan dan mentransformasi perang yang terjadi menjadi perang saudara.

Padahal, saat itu Ned Stark sudah ingin mengungkap rahasia gelap di balik Iron Throne. Pemenggalan Ned Stark juga memantapkan sifat kejam dan impulsif dari Joffrey Baratheon yang memerintahkan Ser Ilyn Payne untuk memenggal Ned Stark.

Peristiwa eksekusi itu memancing kebangkitan pasukan tentara wilayah Utara di bawah kepemimpinan Robb Stark, putra laki-laki dari Ned Stark.

Peristiwa eksekusi Ned Stark serta kasus pengungkapan identitas asli anak-anak Cersei Lannister memicu timbulnya perang antara lima raja. Ned Stark secara anumerta bertanggung jawab atas keterlibatan Joffrey Baratheon, Robb Stark, Renly Baratheon, Stannis Baratheon, dan Balon Greyjoy dalam perang ini.

2. Red Wedding (Season 3 Episode 9)

Robb Stark mungkin sudah menyatukan kerajaan-kerajaan di wilayah Utara di bawah satu bendera, tetapi satu langkah yang salah dalam Game of Thrones bisa berakibat fatal. Setelah setuju untuk menikahi putri dari Lord Walder Frey, Robb malah pergi dan menikahi seorang perawat cantik yang ia temui di medan pertempuran.

Sebagai gantinya, maka perjanjian itu pun digantikan oleh Edmure Tully, paman Robb. Edmure menggantikan Robb sebagai calon pengantin pria bagi Roslin Frey.

Namun, tak berhenti sampai situ saja. Pada resepsi pernikahan Roslin, Walder membalas pengkhianatan Robb dengan membunuh Robb, Lady Catelyn (ibu Robb), Talisa (istri Robb yang sedang hamil), dan dan bahkan serigalanya yang mengerikan, Gray Wind.

Ketika tentara Frey menyergap kamp Utara dan menghancurkan sisa pasukan Robb, kepala Gray Wind dijahit ke mayat Robb yang dipenggal dan diarak dengan menggunakan kuda.

Walder Frey, menyimpan dendam terhadap Robb Stark karena menikahi wanita lain setelah dia berjanji untuk menikahi salah satu putrinya. Walder bersekongkol dengan Roose Bolton dan Tywin Lannister untuk membantai Robb, Lady Catelyn, dan Talisa, pada hari pernikahan saudara laki-laki Catelyn dengan seorang Frey.

Namun, kejadian buruk tersebut tidak berhenti sampai situ. Arya, Arya Stark, yang terpisah dari keluarganya sejak kematian ayahnya, tiba di persimpangan tepat ketika pembantaian terjadi.

Meskipun kejadian Red Wedding akhirnya membatalkan reuni Arya dengan keluargnya, tetapi kejadian tersebut juga menyelamatkan Arya dari kematian.

Siap -Siap, Serial Hawkeye Akan Tayang di Desember 2019

3. Joffrey Baratheon (Season 4 Episode 2)

Remaja tirani yang sangat dibenci oleh para penggemar Thrones akhirnya bertemu dengan ajalnya di pernikahannya sendiri, dalam bentuk secangkir anggur merah. Sifat kediktatoran Joffrey sebagai seorang raja ditampilkan secara penuh pada upacara pernikahan mewahnya, di mana ia berulang kali mempermalukan Tyrion di depan para tamu undangan.

Sikapnya semakin tidak pantas hingga sampai akhirnya ia tersedak oleh anggur yang diminumnya. Setelah itu, ia terjatuh dan menggeliat di atas tanah hingga warna wajahnya berubah menjadi ungu dan meninggal dengan rasa sakit yang amat sangat.

Bermain peran dengan cukup lama, ternyata Littlefinger telah bersekongkol dengan Lady Olenna Tyrell agar Joffrey keracunan di pernikahannya sendiri. Padahal saat itu Joffrey menikah dengan Margaery, cucu kandung Lady Olenna sendiri dari House Tyrell.

Sayangnya, saat itu Tyrion-lah yang menanggung tuduhan atas pembunuhan Joffrey, karena disangka tak bisa menahan dendamnya pada Joffrey.

(Visited 358 times, 1 visits today)