7 Poin Adele Ber-Hello Setelah Hiatus

0
1

Kelar mengharu-biru dengan track-track balada seperti Don’t You Remember dan … well, apalagi kalau bukan Someone Like You yang bisa bikin pria maskulin sekalipun keceplosan menyenandungkannya, Adele Laurie Blue Adkins alias Adele kembali muncul dengan album terbaru, 25, sesuai dengan usianya.

Hiatus selama 2,5 tahun, memang cukup bikin semua orang girang dengan singel baru, Hello. Girang? Itu bisa dilihat saat minggu lalu, singel pertama dari 25 jadi hit dengan bercokol di posisi pertama tangga lagu Billboard hitungan 14 November 2015.

25 sendiri akan dirilis pada 20 November ini dan tampilan fisik Adele pun berubah – wajahnya kelihatan lebih tirus. Hasil diet atau kelelahan mengurus anak? Setidaknya ada beberapa poin terbaru dari dirinya.

Simak sederet poin dari isi kepalanya ini.

 

1

KONSEP ‘PASUKAN PRIBADI’ MIRIP TAYLOR SWIFT

“Andai saja pasukan pribadiku semuanya supermodel, tapi kita semua memang supermodel – dalam kepala kita sendiri. Rasanya aku juga punya pasukan pribadi khusus sendiri, tapi memang tak semenarik pasukan-pasukan khusus (milik artis musik lain – tanpa menyebut Taylor Swift) yang sedang beredar sekarang. Tapi sepertinya Rihanna bisa jadi pasukan khususku! Pasti cool. Oh, God. I love her.”

 

 

2

DIBANDINGKAN DENGAN POP STAR BERPENAMPILAN SEKSI

“Aku nggak suka jadi artis yang diadu dengan artis lain. Jika mereka (pop star lain) suka menonjolkan lekuk tubuh mereka, aku nggak akan mau berhadap-hadapan dengan mereka. Bukan berarti aku punya moral yang lebih tinggi lho, tanpa (standar) moral pun aku tetap marah dengan hal itu. Marahnya aku bukan dengan ikut-ikutan pamer buah dada!”

 

Adele memang tak akan pernah mau berkompetisi seksi hingga detik ini, alhasil diva-diva seksi era doeloe tetap memorable. Simak Ini Dia Diva Yang Pernah Seksi & Selalu Seksi

 

3

PAMER TUBUH LANGSING

“Apakah aku akan pamer jika tubuhku kurus? Belum tentu, karena ini adalah milikku sendiri. Tapi memang kadang aku penasaran apakah aku bisa sukses jika tubuhku bukan ukuran plus. Jadi aku rasa (kesuksesanku dengan porsi tubuh plus) justru sebagai pengingat untuk orang banyak kalau aku bukanlah sosok yang sempurna. Padahal banyak orang di luar sana mengelu-elukan mereka (artis) yang terlihat sempurna dan (seperti) tak tersentuh.”

 

 

4

REPUTASI PENYANYI MELANKOLIS

“Semua orang bisa jadi kecewa jika ternyata kehidupanku sekarang begitu menyenangkan. Bisa sangat tragis jika aku bikin album tentang patah hati lagi. Klise sekali. Kalaupun aku patah hati lagi, apalagi yang akan kutulis? Karena pastinya aku nggak akan bisa bikin lagu-lagu patah hati lagi (karena sudah tak ada energi dan kata-kata tentang itu lagi). Jadi kalau itu yang terjadi, balik dan putar saja lagi.”

 

5

BENCI KETENARAN

“Orang kira aku benci jadi tenar, padahal tidak. Aku hanya takut karena ketenaran itu racun yang mudah bikin mabuk. Aku sempat memerhatikan kondisi Amy (Winehouse). Itu yang jadi faktor yang bikin aku sedikit takut. Tanpa sadar, kita semua ‘terhibur’ dengan kondisinya yang hancur-hancuran itu. Aku sangat sedih dengan itu, apalagi pas aku ditunjukan kondisinya. Tapi begitu kita nggak mau lihat, mereka (media) akan berhenti mengambil gambar. Tingkatan atensi seperti itu benar-benar menakutkan, apalagi jika Anda tak tinggal dikelilingi dunia showbiz.”

 

 

6

TEKANAN SUKSES ALBUM 21

“Aku merasa kehilangan kendali kehidupanku sendiri. Semakin besar kesuksesan, semakin kecil kehidupan normal dinikmati.”

 

7

ALBUM TERBARU

“Saat Anda jadi artis musik, dikenal dengan album-album musik jadi mimpi yang jadi nyata. Buat publik umum, itu jadinya bukan tentang hasil karya Anda sendiri. Dibanyak kasus, lagu-lagu yang ada jadi sebagai pengingat tentang sesuatu dalam kehidupan mereka. Mereka membawa (musik) Anda masuk ke dalam hati mereka.

 

various sources

(Visited 363 times, 1 visits today)