Benarkah Orang Gemuk Bikin Anda Tutup Hidung?

0
2

Tak sedikit masyarakat berpandangan bahwa orang berbadan gemuk memiliki aroma tubuh yang tak sedap. Namun, ada pertanyaan terkait hal itu. Benarkah demikian? Atau mungkin stigma tersebut hanya sebuah pandangan yang salah? Untuk tahu kebenarannya, simak penuturan ahli berikut ini !

 

Diketahui juga penderita obersitas rentan terhadap migrain. ‘Hati-hati, Berat Badan Memicu Migrain!’

 

Lanjut lagi, sejumlah periset di University of California, Los Angeles, memaparkan, orang berbadan gemuk kerap merasa malu karena dirinya dicap bau badan. Menindaklanjuti anggapan itu, kami pun tertarik melakukan serangkaian penelitian guna membuktikannya, demikian dijelaskan salah seorang peneliti.

Kata peneliti di sana, beberapa responden diminta untuk melihat sederet gambar orang berbadan gemuk dan berbadan normal. Setelah data terkumpul, ditemukan hasil bahwa orang berbadan gemuk memperoleh peringkat buruk dalam hal aroma tubuh. Sebaliknya, aroma tubuh orang berbadan normal mendapatkan peringkat yang lebih baik.

Memang tak bisa dipungkiri jika hal-hal buruk masih saja melekat pada diri orang berbadan gemuk. Selain kerap dikaitkan dengan potensi penyakit berbahaya, orang gemuk juga dianggap bau badan.  Padahal, perlu diketahui, berat badan seseorang sama sekali tak berhubungan dengan aroma tubuh, ungkap penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity ini.

Lebih lanjut, para peneliti memaparkan, pandangan buruk terhadap orang gemuk sejatinya akan merusak motivasi mereka untuk menurunkan berat badannya. Karena itu, mulailah untuk menghilangkan pandangan negatif tersebut mulai saat ini.

“Berikanlah dukungan pada orang gemuk agar mereka mau berusaha menurunkan bobot tubuhnya. Dengan begitu, mereka pun bisa menjalani kehidupan yang lebih baik dengan tubuh yang sehat” tutup peneliti.

Bagaimana, siap memberikan dukungan pada orang gemuk di sekitar Anda?

 

(Visited 147 times, 1 visits today)