Bingung Long Weekend Kemana? Kita Explore Cianjur Yuk!

0
4

Hamparan hijau kebun teh, keasrian telaga atau pun gemuruh suara air terjun, akan langsung Anda rasakan. Tak hanya itu, sebuah bangunan prasejarah di situs Gunung Padang akan melengkapi keindahan alam Gunung Gede Pangrango.

Journey kali ini kami akan mengunjungi tempat tujuan pertama, yaitu sebuah daerah di kawasan Cianjur yang merupakan situs peninggalan prasejarah di Gunung Padang. Lokasinya tepat berada di perbatasan Dusun Gunung Padang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Kurang lebih 2 tahun ke belakang situs Gunung Padang seakan menghipnotis para traveler untuk singgah.

Hah, Konon Katanya Desa di Skotlandia Ini Hanya Muncul 100 Tahun Sekali!

Pagi itu udara dingin dan kabut tipis jadi teman memulai perjalanan yang kami tempuh dari Jakarta dengan waktu sekitar 5 jam. Setelah melewati kawasan puncak, Anda tinggal melajukan kendaraan ke arah Cianjur kemudian arahkan perjalanan menuju Sukabumi dan memasuki kawasan Cikondang.

Setelah melewati akses jalan besar, Anda akan melanjutkan perjalanan dengan melewati jalan kecil sepanjang persawahan dan kebun teh. Tak lama, Anda akan segera melihat sebuah gapura menyerupai batu besar bertuliskan situs megalith Gunung Padang Cianjur. Itu pertanda Anda telah sampai tempat tujuan.

Punden Pra Sejarah dan Telaga Warna

Sebelum benar-benar menyaksikan dengan mata kepala sendiri salah satu situs punden berundak terbesar di Asia tenggara, Anda harus berjalan kaki sejauh 400 meter.

Setelah itu akan segera terlihat pos pintu masuk. Lokasi punden berundak itu sendiri berada di atas ketinggian sekitar 885 meter, sehingga pengujung yang datang harus melewati 900 anak tangga terlebih dahulu.

Akhirnya daerah seluas 900 meter persegi, berhiaskan batu-batu besar peninggalan masa prasejarah, segera hadir di depan mata. Bangunan batu bertumpuk ini menurut penjelasan dari pemandu yang menemani, dahulunya adalah sebuah tempat penyembahan roh nenek moyang.

Di sekelilingnya berjejer lima buah gunung, satu diantaranya yaitu Gunung Gede Pangrango. Selepas mengagumi peninggalan prasejarah di situs Gunung Padang, kami memutuskan perjalanan dilanjutkan keesokan harinya.

Wah, Inilah Pulau-Pulau Misterius di Dunia yang Memiliki Kisah Sangat Menakutkan!

Sambil menunggu waktu pagi, bermalam di beberapa hotel yang tak jauh dari lokasi berikutnya bisa jadi pilihan Anda. Sebuah hotel bernama Club Bali Suites bisa jadi salah satu tempat menikmati suasana malam sambil melepas lelah. Sejuknya udara khas pegunungan menjadi teman  pengiring lelapnya tidur. 

Pagi harinya, hotel ini menawarkan aktivitas tea walk. Perjalanan tea walk dilanjutkan dengan mengunjungi salah satu telaga yang berada di dekat area kebun teh. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa di kawasan Puncak terdapat sebuah telaga. Lokasinya berada pada areal Perkebunan Teh PTP VII Gunung Mas. Tempat tersebut di kenal dengan nama Telaga Warna.

Selain menampilkan keanggunan pemandangan, tempat ini juga dilengkapi beberapa fasilitas outbound. Jika ingin menulusuri perairan Telaga Warna yang menghijau, disediakan juga beberapa perahu rakit. Selain ramai didatangi beberapa wisatawan, area ini juga banyak di jumpai beberapa ekor monyet. Bersantai sambil menikmati suasana sunyi di tempat ini memberikan kesan tersendiri.

 

(Visited 151 times, 1 visits today)