Terlalu Banyak Bekerja, Apakah Anda Butuh Liburan ?

0
3

Banyak dari kita menghabiskan liburan dengan bekerja dibanding bersantai bersama keluarga. Dari hasil survei regional yang dilakukan oleh salah satu surveryor, Hanya 1 dari 10 orang yang mampu benar-benar mengenyampingkan pekerjaan selama liburan.

Banyak orang yang tidak ingat bahwa liburan seharusnya tidak boleh diganggu oleh pekerjaan.Hasil temuan mengindikasi bahwa situasi dunia saat ini yang penuh dengan slogan ‘always on, always connected’ membuat para wisatawan menjadikan hal tersebut sebagai sebuah tantangan, untuk benar-benar tidak terikat dengan pekerjaan mereka.

Ssst, Habiskan Liburanmu Bersama Pasangan di 4 Tempat Wisata Erotis Ini!

Bisa leha-leha liburan terus?

 

Lebih dari setengah 56 persen jumlah para wisatawan yang melakukan survei mengatakan bahwa baik itu terkadang maupun sering. Mereka tetap bekerja selama liburan dan lebih dari 55 persen grup, harus membatalkan atau menunda liburan karena pekerjaan mendadak.

“Meskipun jumlah wisatawan yang mengakui pekerjaan sering mengganggu waktu liburan mereka cukup besar, apa yang kami lakukan yakni mendorong mereka para wisatawan yang mencari cara untuk beristirahat, bersantai, memperbaharui diri kembali, dan menikmati liburannya,” ucap Head of Brand Management for the Holiday Inn Brand Family across Asia, Lee Lin Teo.

KENAPA DERETAN POIN INI BIKIN CEWEK ILFIL SAMA PROFIL TINDER KAMU

Wisatawan muda yang juga mengikuti survey, mayoritas mengatakan bahwa mereka melihat ayah dan ibu mereka bekerja selama waktu liburan dibandingkan menghabiskan waktu yang berkualitas bersama mereka.

Faktanya, lebih dari 1 di 10 mengatakan orang tua mereka selalu bekerja pada hari libur. Dari semua anak-anak yang disurvei mengatakan bahwa mereka merasa sedih ketika orang tua mereka bekerja pada hari libur. Padahal mereka hanya ingin menghabiskan waktu atau bermain bersama dengan orang tua mereka.

“ketika Ayah dan Ibu mau tidak mau harus bekerja, maka anak-anak dapat bermain di Kids Club dimana membuat mereka selalu merasa gembira dan sibuk sampai waktu kumpul bersama keluarga kembali,” tutup Lee Lin.

 

(Visited 190 times, 1 visits today)