Otot Mr. P Juga Harus Dilatih, Lho! Begini Caranya!

0
27
otot mr. p

POPle, apa kabar otot Mr. P kamu? Otot lantai pelvis (pelvic floor muscle) yang terletak di daerah selangkangan memang jarang disebut, apalagi diperhatikan. Namun, seperti halnya otot-otot lain dalam tubuh kita, otot pelvis ini juga harus dilatih agar semakin kuat. Jika POPle tiba-tiba merasakan disfungsi ereksi atau jadi sering ingin buang air kecil, mungkin sudah waktunya POPle pergi ke dokter untuk mengecek apakah otot pelvismu cukup baik.

Otot lantai pelvis pada dasarnya adalah jaringan otot yang mengelilingi daerah selangkangan, di dasar penis. Otot ini menjadi fondasi bagi kesehatan pencernaan, kandung kemih, dan tentunya berpengaruh terhadap kesehatan seksual. Seiring bertambahnya usia, otot lantai pelvis cenderung melemah. Ada juga faktor-faktor lain seperti operasi atau cedera yang dapat mempengaruhi kekuatannya. Lalu, apa tanda-tanda otot pelvis melemah? Di antaranya ada disfungsi ereksi, tidak bisa menahan buang air kecil, sampai rasa sakit saat berhubungan seks dan/atau ejakulasi. Waduh!

Jika POPle telah didiagnosa memiliki otot lantai pelvis yang lemah, untungnya ada beberapa cara yang dapat POPle lakukan untuk memperkuatnya. Seorang dokter terapi fisik dari Entropy Physiotherapy and Wellness di Chicago, Amerika Serikat, dr. Sandra Hilton, PT, DPT, menyatakan bahwa otot lantai pelvis memiliki kemampuan hebat untuk mendapatkan kembali kekuatan, kordinasi, fleksibilitas, dan stamina. Menurut dokter yang telah berspesialisasi di bidang kesehatan pria dan disfungsi seksual sejak 1986 ini, otot yang lentur dan kuat membuat kegiatan-kegiatan seperti berjongkok, berjalan, duduk, hingga seks menjadi lebih nyaman dan tentunya menyenangkan.

Cara Melatih Otot Mr. P

Nah, apa yang harus dilakukan? Coba latihan kegel. Latihan ini memang banyak dilakukan oleh wanita, terutama yang baru melahirkan, namun siapa sangka latihan kegel juga punya banyak manfaat bagi pria?

Walaupun latihan kegel cukup sederhana, masih banyak orang yang belum melakukannya dengan benar. Kesalahan paling umum ada di form yang kurang baik. Biasanya, orang-orang menggunakan banyak otot abdomen (perut), menahan nafas, dan mengaktifkan otot gluteal (bokong) atau paha dalam ketimbang otot pelvis.

Caranya, berdiri di depan cermin tanpa celana. Tanpa menggunakan tangan, coba untuk mengangkat testikelmu dengan otot pelvis. Bayangkan kamu ‘memperpendek’ si Mr. P. Saat kamu melakukan gerakan ini, seharusnya kamu dapat melihat penis atau testikelmu terangkat sedikit. Nah, kamu baru saja melakukan latihan kegel! Ingat, coba untuk tidak menahan nafas dan hitung kontraksi ototnya selama lima detik. Rileks selama lima detik, dan ulangi hingga 10-20 kali, sebanyak tiga atau empat kali sehari (atau sebanyak yang direkomendasikan doktermu). Satu kali latihan kegel memakan waktu kurang lebih 2-3 menit. Mudah, bukan?

Kegel memang cara efektif untuk memperkuat otot pelvis, namun ada juga cara lain yang dapat POPle lakukan! Di antaranya squat, melompat, berlari, dan yang paling menyenangkan, orgasme. Ayo, latihan otot!

(Visited 801 times, 1 visits today)