Bokongnya Diraba dalam Acara Televisi, Model Ini Asuransikan Bokongnya 4 Miliar Lebih!

0
9
Bokongnya Diraba dalam Acara Televisi, Model Ini Asuransikan Bokongnya 4 Miliar Lebih!

Karena dinilai sebagai aset berharga atau karena alasan tertentu, beberapa orang mengasuransikan bagian tubuhnya. Bagian yang diasuransikan pun bervariasi, mulai dari kaki, payudara hingga bokong!

 

Seorang model di Brazil rela menggelontorkan banyak uang untuk melindungi bokongnya saja. Luar biasanya, nilai asuransi bokong model bernama Rayessa itu mencapai 230.000 poundsterling atau setara Rp4,6 miliar.

Memang sebagai model, Rayssa memiliki tubuh yang seksi, selain itu ia juga merupakan seorang penari. Wanita seksi ini bahkan menyebut bokongnya hanya bisa disaingi oleh bokong Kim Kardashian. Tentunya sangat beralasan kalau kemudian Rayssa sangat mengagumi bagian belakang tubuhnya itu.

Alasan mengasuransikan Bokong

Ternyata ada peristiwa yang melatar belakangi Rayssa untuk mengasuransikan bokongnya itu. Ia pernah mengalami insiden memalukan di televisi, Februari silam. Kala itu ia menjadi bintang tamu dalam sebuah segmen acara kesehatan di salah satu stasiun televisi lokal.

Ini Alasan Kenapa Angelina Jolie Tetap Jadi Selebriti Menawan

Saat berbincang-bincang, sang presenter memegang bokong Rayssa. Meskipun tidak terima atas perlakuan itu, tapi demi tetap profesionalitas, ia hanya memegang pergelangan tangan sang presenter dan membentaknya, “Tidak, itu adalah pantat ku”

 

Ucapan Rayssa langsung membuat sang presenter langsung meminta maaf padanya, dan meminta model ini untuk melanjutkan demonstrasi membalurkan krim tabir surya ke seluruh tubuhnya.

Tapi, ternyata sang presenter mengulangi kesalahannya lagi, dan kali ini Rayssa pun menamparnya, Walaupun belakangan diketahui aksi itu hanya ‘prank’ atau lelucon, nyatanya Rayssa mendapatkan pujian dan namanya makin dikenal di Brazil.

Ada 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan Untuk Pesta Nakal Satu Malam!

Karena itu model yang kini berusia 20-30an tahun ini terinspirasi untuk mengasuransikan bokongnya. Ia merasa bokong adalah ‘aset’ dan ‘sumber finansial utamanya’. Yang kembali menjadi sorotan adalah besarnya nilai untuk melindungi bokongnya dari kecelakaan atau ‘salah penanganan’.

(Visited 458 times, 1 visits today)