Pria Kudu 21 Ejakulasi Dalam Sebulan, Hasilnya….Itu Sehat!

0
1
Studi: Pria Dianjurkan Ejakulasi 21 Kali Sebulan, Hasilnya.. Luar Biasa!

Kabar baiknya adalah ejakulasi tidak hanya menyenangkan tapi juga bagus untuk kesehatan

 

ilmuwan sekarang menganggap semakin sering Anda menyenangkan diri sendiri itu semakin baik.

Baiknya kenapa? karena  penelitian baru ilmuwan itu mengatakan pemuda yang mengalami orgasme sehari memiliki risiko kanker prostat lebih rendah dibanding pria yang tidak ejakulasi secara teratur.

Sebuah studi di Harvard Medical School mengamati kehidupan seks dari 32.000 pria sehat selama 18 tahun  dengan 3.839 di antaranya kemudian didiagnosis menderita kanker prostat.

pria ejakulasi 21 kali

Para peneliti menanyai mereka tentang jumlah rata-rata klimaks mereka setiap bulan dan hasil yang didapat itu mengejutkan.

Buset, Pria Ini Ejakulasi di Kopi Atasannya Selama 4 Tahun!

“Pria berusia antara 40-49 tahun mengalami ejakulasi 21 kali atau lebih setiap bulan berisiko 22% lebih rendah terkena penyakit ini dibandingkan mereka yang mengalami ejakulasi antara empat dan tujuh kali.” kata ilmuwan.

pria ejakulasi 21 kali

Faktor gaya hidup lainnya seperti diet dan kebugaran juga dipertimbangkan namun para ilmuwan masih mengklaim ejakulasi rutin  adalah kunci buat prostat yang sehat. Tapi para ahli memperingatkan obesitas, merokok, makanan olahan berlemak tinggi dan faktor keturunan juga merupakan faktor risiko kanker prostat.

Hobi Main Game Bikin Pria Bisa Anti-Ejakulasi Dini, Tapi …

Ini bukanlah studi pertama yang menunjukkan bagaimana seks dapat melindungi pria terkena jenis kanker ini. Tahun lalu ditemukan bercinta dengan lebih dari 20 wanita memiliki kemungkinan 28% lebih kecil terkena kanker prostat daripada mereka yang hanya tidur dengan satu wanita.

Penulis studi Profesor Marie-Elise Parent mengatakan ada kemungkinan bahwa memiliki banyak pasangan seksual perempuan menghasilkan frekuensi ejakulasi lebih tinggi, yang efek perlindungannya terhadap kanker prostat sebelumnya telah diamati dalam penelitian kohort.”

 

Nah, bagaimana POPle pendapatnya?

(Visited 2,394 times, 1 visits today)