Inilah yang Dikatakan Oleh Media Sosial Tentang Anda

0
55
media sosial

Anda mungkin menghabiskan waktu berjam-jam di media sosial hanya untuk mengungkapkan hal-hal tentang diri sendiri melalui postingan foto dan video.

Jika Anda memiliki perangkat digital, sangat mungkin untuk kecanduan satu atau dua jejaring sosial yang ada. Situs itu sebenarnya memang dapat mengungkapkan banyak hal tentang diri Anda lebih dari yang Anda pikirkan.

Misalnya, bagaimana Anda menggunakan akun tersebut, dapat mengungkap kepribadian Anda dan kondisi hati serta pikiran saat itu. Selama ini, kegiatan dunia maya atau online tidak hanya bisa mengubah pandangan kita tentang dunia, tetapi juga bagaimana dunia memandang kita.

Memilih gambar profil yang sempurna membutuhkan ketelitian dan menggunakan banyak waktu luang. Ini juga salah satu yang secara alam bawah sadar Anda dapat mengungkapkan banyak hal tentang kepribadian Anda. Bagaimana Anda ingin orang lain melihat Anda, walaupun tanpa mengenal sosok Anda secara langsung.

Pernyataan cinta yang mendalam dan secara terus-menerus terhdapa pasangan di media sosial, tidak menunjukkan betapa bahagianya Anda, tetapi justru menonjolkan rasa tidak aman Anda. Memposting tentang bagaimana hubungan Anda juga bisa menunjukkan bagaimana Anda saat sedang menjalani hubungan bersama pasangan. Bahkan saat Anda lajang dan siap bertemu orang baru secara digital, kencan online adalah tanda putus asa. Ketahuilah, tidak perlu merasa sampai harus membagikan seluruh kisah hidup Anda secara instan, membicarakan perpisahan terakhir Anda, atau hubungan Anda dengan keluarga yang bersifat pribadi di media sosial. Apa yang Anda lakukan tersebut, tidak akan membuat diri sendiri menjadi lebih baik.

media sosial

Nyatanya, foto media sosial dapat menunjukkan apakah Anda depresi. Peneliti menemukan bahwa foto-foto yang diposting oleh orang-orang yang depresi lebih cenderung berwarna biru, lebih gelap, juga hitam putih. Bagaimana diri sendiri pun dapat dilihat dari foto Anda, apakah itu gambar yang mengandung arti bahagia atau sedih.

Saat ini, banyak pengguna Instagram menambahkan filter ke foto mereka. Beberapa bahkan mengunduh aplikasi yang dibuat khusus untuk mengubah dan meningkatkan tampilan gambar. Menambahkan filter ke foto Anda pada aplikasi apapun, biasanya menghasilkan foto yang lebih cerah dengan warna dan kontras yang lebih tajam. Dikatakan bahwa orang yang depresi, cenderung menggunakan filter apa pun pada gambar mereka.

Haruskah Menghapus Media Sosial Yang Kamu Punya?

Dengan menghapus foto yang tidak mendapatkan banyak tanda ‘like‘, juga merupakan perilaku yang dilakukan remaja di Instagram. Para remaja ingin menjadi sangat populer sehingga cenderung berinteraksi dengan lebih banyak foto daripada orang dewasa. Tetapi mereka juga akan lebih sedikit memposting foto dirinya sendiri. Orang dewasa memposting foto dengan aneka topik yang lebih beragam, sementara remaja kebanyakan memposting foto yang hanya mencerminkan suasana hati mereka saat itu.

Ketika pengguna Instagram memposting foto selfie, itu karena mereka puas dengan penampilannya, selfie juga dapat menunjukkan bagaimana cara Anda memandang diri sendiri. Orang yang secara teratur berbagi selfie di media sosial adalah mereka yang menilai dirinya terlalu tinggi, baik itu mengenai bentuk tubuh, berat badan, atau diet yang sedang dijalani. Padahal, itu adalah bentuk ketidakpuasan akan diri sendiri secara tidak langsung.

Indikator dari narsisme adalah ketika Anda sering memposting tentang hal-hal seperti diet dan olahraga yang sedang berjalan, segala macam prestasi pribadi, gaya hidup Anda, hanya untuk mencari perhatian dan merasa divalidasi. Jadi, jika Anda memposting hanya untuk menunjukkan bagaimana status sosial Anda, lebih baik untuk segera mengurangi. Kecuali, tentu saja, jika Anda ingin menjadikan media sosial sebagai wadah untuk ajang pamer agar orang lain tahu seberapa banyak usaha yang sudah diberikan untuk mendapatkan kehidupan Anda yang sekarang.

Dalam Sehari, Berapa Lama Anda Bermain Media Sosial?

Penggunaan media sosial adalah untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain. Mengunggah gambar tanpa menandai siapa pun di dalam foto tersebut, atau memposting sesuatu tanpa ditujukan kepada orang tertentu, berkorelasi dengan perasaan kesepian yang sedang Anda alami.

Bagaimana Anda mengunggah tentang diri sendiri, dapat terlihat dari isi postingan pada akun Anda. Orang lain bisa saja dengan mudah mengetahui bagaimana diri Anda yang sesungguhnya hanya dari pandangan mereka saat melihat akun media sosial Anda. Perasaan dan pikiran Anda saat itu, akan dengan mudah terlihat. Maka, lebih bijak dalam bermain media sosial. Apa yang Anda ketik, apa yang Anda unggah, bagaimana postingan Anda, bagaimana isi status media sosial Anda, adalah seperti apa orang lain dapat menilai Anda secara instan.

(Visited 159 times, 1 visits today)