Pendiri Chanel Mata-Mata Nazi ! Benarkah?

0
4

Baru-baru ini, seorang ahli sejarah asal Perancis menemukan fakta mengejutkan tentang Coco Chanel, pendiri rumah mode Chanel. Sejarawan tersebut mengungkapkan bahwa Chanel pernah bekerja sebagai agen intelejen Nazi pada era Perang Dunia II.

Melalui siaran dokumenter berjudul “L’Ombre d’un Doute”, ia memperlihatkan sebuah bukti berupa surat keanggotaan Abwehr (badan intelejen militer rahasia Adolf Hitler) dengan nama Coco Chanel. Dalam surat itu, nomor keanggotaan Chanel di organisasi mata-mata tersebut diketahui berkode F-7124. Menariknya, selain Chanel, tersemat pula beberapa nama tokoh lain yang juga dicurigai sebagai agen rahasia Nazi, seperti penyanyi Edith Piaf, Maurice Chevalier, serta seorang pemain drama, Sacha Guitry.

“Ketika bekerja untuk Nazi, Chanel memakai nama samaran “Westminster” yang mengacu pada kisah perselingkuhan dirinya dengan Duke of Westminster pada tahun 1920 silam” ujar sang sejarawan, Franck Ferrand.

Lantas, apa sebenarnya isi dokumenter yang dirilis tersebut? Seperti dilansir Daily Mail, siaran itu menceritakan keterlibatan Chanel dengan Nazi pada era kejatuhan tentara Perancis tahun 1940 lalu. Saat itu, diceritakan, Chanel kembali ke Paris dan tinggal di Ritz Hotel yang  dicurigai sebagai markas Nazi di Perancis.

Tak hanya itu, Chanel juga diketahui terlibat perselingkuhan dengan perwira Gestapo bernama Baron Hans Gunther von Dincklage yang pada akhirnya membuat namanya kian santer punya hubungan khusus dengan kelompok Nazi. Barulah pada tahun 1943, Chanel dikirim ke Madrid guna mengumpulkan informasi dari Winston Churchill yang saat itu tengah melakukan kunjungan kenegaraan.

Ferrand juga menjelaskan, kala itu, Chanel menggunakan pengaruh kedekatannya dengan Nazi untuk mengembangkan industri parfum-nya. “Perlu diketahui, semua informasi rahasia tersebut didapat dari data Kementrian Pertahanan Perancis yang telah tersimpan selama lebih dari 70 tahun” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, Coco Chanel merupakan seorang perancang mode sekaligus pembuat parfum berkebangsaan Perancis kelahiran 19 Agustus 1883. Wanita bernama lengkap Gabrielle Bonheur Chanel tersebut ditemukan meninggal dunia pada 10 Januari 1971 di Ritz Hotel.

(Visited 90 times, 1 visits today)