Tahun Ini McDonald’s Akan Tambah 20 Gerainya di Indonesia

0
3

Ekspansi PT. Rekso Nasional Food atau McDonald’s Indonesia di tahun ini akan meningkat dari tahun sebelumnya. Di tahun ini mereka berencana membuka 20 gerai restoran baru. Mengenai hal tersebut, McDonald’s Indonesia menargetkan masih menggali potensi di Jawa serta beberapa titik di Sumatera dan Kalimantan.

Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia Sutji Lantyka menyebutkan potensi pasar di pulau Jawa masih luas. Kemudian mereka juga kan terus mengeruk potensi di luar pulau Jawa.

“Tahun ini kita mungkin akan memasuki beberapa kota baru. Untuk lokasi spesifik saya belum bisa kasih tau, nanti akan diinformasikan lagi,” ungkap Sutji kepada Kontan.co.id, Jumat (8/2) sore.

Tambah Sutji, mereka juga mulai menyasar lokasi-lokasi di kota-kota sekunder. “Tahun lalu kita buka di Binjai sebagai daerah yang agak di pinggir Sumatera Utara,” jelasnya.

Saat ini total kedai yang dimiliki McDonald’s Indonesia berjumlah 198 kedai. Kedai-kedai tersebut didominasi oleh kedai yang berdiri sendiri di luar area pusat perbelanjaan atau mereka menyebutnya free-standing drive thru. Alasannya karena dirasa lebih menguntungkan baik bagi perusahaan maupun konsumen.

“Misalnya fasilitas bisa lebih lengkap dibandingkan dengan yang di mall. Bisa 24 jam. Kemudian bisa ada drive thru. Lebih nyaman buat customer dan buat kami juga lebih enak,” tutur Sutji.

Kendati demikian, McDonald’s Indonesia tidak memiliki rencana untuk menutup kedai di pusat perbelanjaan secara masif dan menggantinya dengan kedai stand alone di lokasi terdekat.

“Mostly gerai di mall ditutup karena kontrak habis, lalu kita evaluasi. Kalau tutup biasanya kami cari lokasi pengganti yang stand alone. Tapi untuk tahun ini gak ada rencana tutup banyak gerai di mall,” ujar Sutji.

Di tahun ini, strategi lain yang akan dilancarkan McDonald’s Indonesia selain berekspansi adalah mengembangkan menu baru dan meningkatkan kualitas pelayanan. Misalnya dengan adanya new generation kiosk atau self-ordering kioskyang sudah diaplikasikan di beberapa kedai. Kemudian ada konsep dual point, di mana tempat pesan dan ambil pesanan ditempatkan secara terpisah.

“Itu pengembangan dari segi pelayanan kita, supaya bisa memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan,” tutup Sutji.

(Visited 176 times, 1 visits today)