Tidak Selalu Baik. Inilah 5 Efek Buruk Menjadi Seorang Workaholic!

0
4
seorang workaholic

Beberapa dari kita hidup untuk makan dan beberapa dari kita hidup untuk bekerja. Tidak Selalu Baik. Inilah 5 Efek Buruk Menjadi Seorang Workaholic!

Setiap kali mendengar kata workaholic, mungkin yang ada di pikiran Anda adalah sebuah kesibukan yang terus-menerus serta tak mengenal waktu dalam bekerja. Sekilas ini terdengar mirip gambaran seorang pekerja keras, ya, tetapi kenyataannya sungguh berbeda.

Mereka yang workaholic adalah seorang yang gila bekerja dan susah memahami batasan-batasan yang seharusnya. Bagi mereka yang hidup untuk bekerja, seringkali lupa diri dan menjadikan dirinya sebagai orang yang gila bekerja atau workaholic. Sebagian dari mereka hal ini adalah wajar dan memberikan kebahagiaan, namun benarkah itu?

Banyak penelitian yang dilakukan di berbagai belahan dunia akhirnya menyimpulkan bahwa terlalu banyak pekerjaan yang akan membahayakan kesehatan. Jadi, tidak ada gunanya menghabiskan lebih dari 8 jam di kantor Anda jika Anda menghargai kesehatan Anda, sukacita dan keluarga.

Sekarang, mari kita bahas efek menjadi workaholic:

Depresi

Sebuah studi menunjukkan bahwa pecandu kerja, terlepas dari tingkat keberhasilan mereka di bidang mereka, menjadi mudah merasa depresi pada satu titik dalam hidup mereka mungkin karena mereka mungkin menyadari bahwa hidup mereka kosong saat prestasi mereka tercapai.

Begini Cara Menghadapi Teman Kerja yang Bermuka Dua!!

Lebih Cepat tua

Studi lain yang menarik bahwa pecandu kerja mungkin lebih cepat tua dibandingkan dengan mereka yang menikmati hidup mereka lebih baik. Nah, jika Anda ingin penampilan Anda untuk bertahan lebih lama, menjaga keseimbangan yang tepat.

Merusak hubungan

Statistik membuktikan bahwa pecandu kerja cenderung gagal dalam kehidupan pribadi mereka terutama di bidang hubungan pribadi. Kecuali Anda memiliki keluarga yang mendukung Anda secara emosional, sangat sulit untuk menangani hubungan ketika Anda sangat terobsesi dengan pekerjaan Anda.

Emosi dan Mudah Tersinggung

Bekerja terlalu berlebihan tanpa sadar membuat seseorang menjadi pemarah dan mudah emosi. Pikirannya selalu fokus pada pekerjaan dan tidak punya waktu untuk memikirkan dunia luar. Sehingga perasaannya menjadi sensitif untuk hal-hal yang tidak diketahuinya di luar sana. Misalnya saja, candaan yang dilontarkan seorang teman akan ditanggapinya secara serius.

Wow, Seks Bisa Meningkatkan Performa Kerja Kalian! Kok Bisa??

Kehidupan Seks terganggu

Anda mungkin berpendapat bahwa pil ajaib seperti Viagra dapat membantu Anda melakukan hubungan seks lebih baik tapi, fakta bahwa pecandu kerja cenderung gagal bahkan dengan bantuan pil tersebut karena pikiran yang didominasi pekerjaan membuat Anda gagal di kamar tidur.

Karyawan yang gila bekerja sesungguhnya sangat berkontribusi dalam peningkatan biaya asuransi kesehatan perusahaan. Sehingga ini merugikan perusahaan juga, bukan?

Oleh sebab itu, bekerjalah sesuai dengan waktunya agar semua yang ada di dalam kehidupan kita bisa berjalan dengan baik dan kesehatan kita pun tetap terjaga.

 

(Visited 105 times, 1 visits today)