2 Mitos Kesehatan mental yang disalahartikan oleh Masyarakat

0
2

Masyarakat memang gudangnya segala persepsi. Tentu saja, banyak kepala ditempatkan di tanah yang sama. Interaksi antar anggota dalam masyarakat inilah yang nantinya akan membentuk konstruksi sosial. Persepsi itu bisa saja benar bisa saja salah. Tapi, jangan sampai menjadikan persepsi yang sudah lama tinggal di dalam masyarakat menjadi patokan berpikir kita, ya. Apalagi dalam membahas perihal kesehatan mental, yang merupakan topik pembahasan sensitif bagi sebagian besar masyarakat. Berbicara tentang kesehatan mental pasti berbicara tentang penelitian-penelitian terbaru. Akan lebih baik kalau kamu memeriksa pemahaman tentang kesehatan mental yang tersebar dengan penelitian ilmu pengetahuan yang ada, sebelum terlanjur mempercayainya. Jadi, apa saja ya kira-kira contoh mitos kesehatan mental yang disalahartikan oleh masyarakat?

Makanan yang Tepat untuk Nutrisi Ototmu

1.  Tidak Bisa Tidur Sama dengan Insomnia

Sebelumnya, apakah kamu tahu Insomnia adalah gangguan tidur yang termasuk ke dalam gangguan psikologis? Berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) V, seseorang dapat dikatakan menderita gangguan Insomnia setelah memenuhi beberapa gejala, seperti mengalami kesulitan tidur walaupun memiliki kesempatan untuk tidur yang layak, serta tidak dipengaruhi oleh obat-obatan ataupun kandungan makanan lainnya yang membuat seseorang sulit untuk tidur. Seseorang dapat dikatakan Insomnia juga apabila kesulitan tidur sudah berlangsung selama lebih dari 3 bulan. Insomnia merupakan gangguan yang cukup mengganggu keseharian manusia. Jadi, kalau kamu tidak bisa tidur karena memang habis minum kopi, ataupun karena terlalu asik menatap layar gadget, jangan lagi asal memberi label diri sebagai penderita insomnia, ya!

3 Toko Hobi Pria Kece di Jakarta

2. Orang dengan Gangguan Mental Tidak Dapat Berfungsi di Tengah Masyarakat

Siapa bilang semua orang dengan gangguan mental tidak dapat berfungsi di masyarakat? Bahkan, apakah kamu tahu bahwa terdapat banyak jenis gangguan mental sesuai dengan buku gangguan psikologis? Sebutan “orang gila” pun seringkali diasumsikan masyarakat sebagai satu-satunya cara dalam menyebut orang dengan gangguan mental. Alhasil, masyarakat hanya berpikir orang dengan gangguan mental adalah orang yang menyerupai orang-orang di pinggir jalan, yakni yang tidak mampu merawat dirinya sendiri, tidak dapat bekerja, dan lain-lain. Tapi, apakah kamu mengetahui bahwa orang-orang suksespun bisa memiliki gangguan mental? Take a look at Demi Lovato, dia adalah salah satu artis terkenal yang memiliki gangguan makan dan bipolar, namun ia tetap dapat berkarya di dalam pekerjaannya.

Nah, itu dia rekomendasi film yang harus POPle tonton. Butuh info lainnya? Langsung aja dapetin Video petunjuknya dari aplikasi POPULAR Now yang bisa langsung diunduh di Google Playstore dan iOS Store.

(Visited 52 times, 1 visits today)