Kerugian yang Didapat Bila Kamu Menjadi Orang yang ‘Gengsian’!

0
0
'Gengsian'

Sikap gengsian secara umum cenderung berkonotasi negatif. Sikap gengsian, nyatanya tidak memberikan keuntungan. Kerugian yang Didapat Bila Kamu Menjadi Orang yang ‘Gengsian’!

Sikap gengsian secara umum cenderung berkonotasi negatif. Memelihara sikap gengsian, nyatanya tidak memberikan keuntungan apapun selain membuat hidupmu tidak ‘naik kelas’.

Sebelum semuanya menjadi lebih fatal, coba deh simak 5 hal yang akan terjadi jika masih memelihara sikap gengsian ini, kamu masih belum terlambat untuk berubah kok!

1. Sulit Berkembang

Memelihara sikap gengsian akan membuatmu menjadi sulit berkembang. Kamu bukan bertindak selektif, namun cenderung pilih-pilih. Sehingga kamu secara tidak sadar telah membatasi dirimu sendiri untuk mengenal dan mempelajari banyak hal. Kamu menutup diri dari hal-hal baru, pikiranmu menjadi mandek dan hanya itu-itu saja, kamu jadi sulit berkembang.

Sebagian Perusahaan Melarang Karyawannya Pacaran Satu Kantor! Ini Alasannya…

2. Tak Menikmati Proses

Kamu yang gengsian, seringkali tidak bisa menikmati setiap proses yang kamu jalani. Karena kamu cenderung memikirkan berbagai hal yang seharusnya bukan menjadi fokus utamamu. Kamu memikirkan setiap detil yang menurutmu akan “dilihat dan diperhatikan” oleh orang lain. Sehingga kamu menjadi salah fokus dan menjadikan hasil akhir sebagai tolok ukur penilaianmu terhadap pengakuan orang lain.

3. Pikiran pendek dan sudut pandang sempit

Gengsian cenderung membuatmu berpikiran pendek dan bersudut pandang sempit. Kamu yang hanya fokus pada penilaian orang lain, membuatmu tidak memikirkan secara matang segala risiko atas tindakanmu. Lalu kamu menjadi sulit untuk berpikiran terbuka. Bahkan kamu tidak bisa memahami apa itu prioritas, apa itu kualitas, dan apa itu realitas. Fatal banget gak sih?

4. Menyiksa Diri

Tentu saja kamu menyiksa diri jika kamu terus-terusan memelihara sikap gengsian. Kamu tidak menjadi dirimu sendiri. Apapun yang kamu lakukan, semuanya kamu dedikasikan untuk ‘pengakuan’ dari orang lain. Kamu akan terus memikirkan penilaian orang lain terhadapmu dari ujung kaki hingga ujung kepala. Kamu hanya akan buang-buang waktu. They dont really care, anyway!

5. Haus pengakuan dari orang lain

Sikap gengsian merupakan cikal bakal dari sikap obsesif. Kamu perlu berhati-hati jika kamu mulai dikuasai oleh sikap obsesif utamanya pada pengakuan orang lain. Tanpa kamu sadari, kamu membangun penjara bagi dirimu sendiri. Kamu hidup untuk orang lain, bukan untuk dirimu sendiri. Kamu hidup untuk mengesankan orang lain, kamu hidup untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain.

 

(Visited 169 times, 1 visits today)